Ini Identitas Pegi Setiawan Selama Jadi Pelarian Setelah Bunuh Vina Cirebon

Pegi mengganti identitasnya saat bersembunyi di Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Ini Identitas Pegi Setiawan Selama Jadi Pelarian Setelah Bunuh Vina Cirebon
Ini Identitas Pegi Setiawan Selama Jadi Pelarian Setelah Bunuh Vina Cirebon (Merdeka.com)

Pegi sempat mengganti identitasnya

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan Pegi Setiawan alias Perong, otak pembunahan Vina Cirebon sempat mengganti identitasnya saat bersembunyi di Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.


"Sekitar bulan September 2016, sampai dengan tahun 2019 menyewa kamar kontrakan di Katapang kabupaten bandung, dan mengaku bernama Robi Irawan," kata Jules, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Jabar, Minggu (26/5).

Selama di Katapang, Pegi tinggal bersama ayah kandungnya dan ibu tirinya yang terjadi turut membatu menyembunyikan Pegi selama ini. Selain itu, Pegi juga memiliki dua akun Facebook.


"A. Saprudi ini adalah ayah kandung dari PS. memiliki 2 akun FB atas nama Pegi Setiawan dan Robi Irawan," jelas Jules.

Dirkrimum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan juga menjelaskan, selama tinggal bersama ibu tirinya, Pegi tidak memperkenalkan dirinya sebagai anak kandung dari ayahnya melainkan sebagai keponakannya.

"Namun, PS tidak mengenalkan diri sebagai anak kandung dari ayahnya. Di sana dia mengaku sebagai keponakan demikian juga bapaknya mengenalkan ke pemilik kos bahwa PS adalah keponakannya. Demikian juga nama sudah diganti bukan lagi PS tetapi menggunakan nama Robi," tegas Kombes Pol Surawan.

Surawan menjelaskan kenapa Pegi sangat sulit ditangkap.  

Surawan menjelaskan kenapa Pegi sangat sulit ditangkap.  
Dok. Istimewa

karena para tersangka yang sudah tertangkap tidak ada yang berani buka mulut.

"Tidak ada satupun pelaku lain yang berani menerangkan bahwa PS itu ini orangnya. padahal mereka tinggal di 1 lingkungan bahkan ada teman sekolah atau teman bermain," terang Surawan.


"Akhirnya kita ajak bicara para tersangka yang sudah vonis dari hati ke hati mereka menerangkan bahwa PS adalah ini orangnya. sehingga kami mudah untuk melakukan pelacakan," pungkasnya.

Rekomendasi