Advertisement
FOTO: Potret Bocah-Bocah Cirebon Berburu Klakson Bus di Tengah Fenomena Telolet yang Kembali Viral saat Mudik 2024
Fenomena telolet atau disebut Basuri di kalangan anak-anak Cirebon ini dilakukan saat mereka menunggu di atas jembatan untuk mendengarkan bunyi klakson telolet dari bus.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937978/original/096934700_1782964524-1712498002050-zu519.jpg)
Sejumlah anak sedang melihat kendaraan yang melintasi di jalan tol Palimanan-Kanci (Palikanci) KM 192, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (7/4/2024). Di kalangan anak-anak Cirebon, fenomena telolet disebut sebagai Basuri. Foto: Liputan6.com / Herman Zakharia
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937979/original/079499000_1782964525-1712499173423-58dnj.jpg)
Biasanya mereka mulai ramai menunggu di atas jembatan ini pada sore hari.
Sambil berteriak mereka meminta klakson Telolet kepada sopir bus yang melintas di jalan tol tersebut. Foto: Liputan6.com / Herman Zakharia
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937980/original/087597500_1782964525-1712499628276-xccx6.jpg)
Sebelumnya fenomena klakson bus telolet ini sempat dilarang, namun kini kembali muncul setelah maraknya konten yang menampilkan klakson telolet bus di sejumlah media sosial. Foto: Liputan6.com / Herman Zakharia
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937981/original/070488800_1782964526-1712499347383-um4og.jpg)
Pengamat transportasi dan Wakil Ketua Bidang Penguatan dan Pengembangan Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno memandang munculnya fenomena itu, karena pengawasan yang tidak berlanjut. Foto: Liputan6.com / Herman Zakharia
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937982/original/023076800_1782964527-1712499369565-5zrou.jpg)
“(Akibat) Pengawasan tidak berlanjut (dari pemerintah dan lembaga pengawas),” kata Djoko pada Senin (18/3/2024). Foto: Liputan6.com / Herman Zakharia
Advertisement
Advertisement
Djoko juga menyarankan kepada para PO bus untuk memeriksa klakson armadanya.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937983/original/024033400_1782964527-1712500340053-czt6nl.jpg)
“Mulai sekarang, seperti PO bus diminta untuk memeriksa armada busnya agar tidak memasang klakson telolet. Demi keselamatan, beri sanksi pada PO bus yang masih membandel,” kata dia. Foto: Liputan6.com / Herman Zakharia
Advertisement
Munculnya fenomena telolet ini juga disebabkan video viral anak 5 tahun yang terlindas bus akibat berburu telolet. Foto: Liputan6.com / Herman Zakharia
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937985/original/060255800_1782964527-1712500755910-ddl5h.jpg)
Advertisement
Bocah 5 Tahun Tewas Terlindas di Cilegon
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937987/original/010203100_1782964528-1712500503244-jfmx8.jpg)
Beberapa waktu lalu ada seorang bocah lima tahun berinisial RD meninggal terlindas bus akibat berburu klakson telolet di Gerbang eksekutif Pelabuhan Merak, Kota Celigon, Banten, pada Minggu (17/3/2024) sekitar pukul 15.30 WIB. Foto: Liputan6.com / Herman Zakharia
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937989/original/041859500_1782964529-1712500919758-tzhkg.jpg)
Korban tewas mendekati bus untuk meminta klakson telolet. Kemudian korban terjatuh akibat tersenggol bagian kiri bus yang tengah berbelok tajam masuk ke dermaga eksekutif Merak. Foto: Liputan6.com / Herman Zakharia

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8937977/original/042370500_1782964524-1712501421784-z6w4d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387778/original/029942200_1793546849-WhatsApp_Image_2026-11-01_at_22.27.06.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387799/original/067611400_1793550394-153699.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387779/original/008669000_1793546920-WhatsApp_Image_2026-11-01_at_22.28.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387754/original/043444900_1793541820-1001814044.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387766/original/057896700_1793543278-153590.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4176575/original/025928800_1664527585-DPR_LAKUKAN_UJI_KELAYAKAN_CALON_KOMISIONER_KOMNAS_HAM-ANGGA_3.jpg)