Jokowi Cek Panen Raya Padi di Sigi: Hasilnya Bagus, Bisa 6 Ton per Hektare

Menurut Jokowi, hasil panen raya di daerah tersebut mencapai 6,2 ton per hektare.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Jokowi Cek Panen Raya Padi di Sigi: Hasilnya Bagus, Bisa 6 Ton per Hektare
Jokowi Cek Panen Raya Padi di Sigi: Hasilnya Bagus, Bisa 6 Ton per Hektare (Merdeka.com)

Jokowi mengatakan hasil panen raya padi di Desa Pandere, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, sangat memuaskan. 

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan hasil panen raya padi di Desa Pandere, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, sangat memuaskan. Menurut dia, hasil panen raya di daerah tersebut mencapai 6,2 ton per hektare.


"Ya saya ingin melihat panen besar yang ada di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah dan hasilnya saya lihat bagus, per hektare bisa 6-6,2 ton per hektarenya, artinya baik," kata Jokowi usai meninjau panen raya di Kabupaten Sigi, Rabu (27/3).

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Dia menekankan pentingnya mempercepat proses penanaman kembali pascapanen, dengan memanfaatkan teknologi mekanisasi modern. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di daerah tersebut.

"Ini oleh Pak Mentan didorong untuk mempercepat penanaman kembali sehingga setelah dipanen langsung diolah tanahnya dengan traktor, dengan mesin-mesin yang mekanisasi yang lebih modern, dan ini akan mempercepat dimulainya penanaman kembali," 

jelasnya.

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sampurno, seorang petani lokal, mengaku senang panen raya dapat menghasilkan 5 hingga 6 ton per hektare. Terlebih, luas tanah pertanian di Desa Pandere mencapai 200 hektare.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Satu hektarenya kadang ada 5 ton, kadang ada 6 ton. Bagus kalau 5-6 ton itu bagus," ucap Sampurno.

Kendati begitu, dia mengeluhkan soal ketersediaan pupuk, padahal petani di Sigi dapat melakukan panen hingga tiga kali setahun. 

Kendati begitu, dia mengeluhkan soal ketersediaan pupuk, padahal petani di Sigi dapat melakukan panen hingga tiga kali setahun. 
Dok. Istimewa

Sampurno pun meminta pemerintah memberi perhatian khusus terkait pupuk dan pengairan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Harapan kita petani di sini perhatian dari pemerintah, pupuknya, bibitnya harus diperhatikan, dengan pengairannya," ungkap Sampurno.

Rekomendasi