FOTO: Menyusuri Desa-Desa Terimpit Pembangunan PIK 2

Meskipun berdekatan langsung, kawasan elite PIK 2 dan desa-desa di sekitarnya dipisahkan dengan tembok beton yang cukup tinggi.

Merdeka.com
Oleh Merdeka.com - Reporter
FOTO: Menyusuri Desa-Desa Terimpit Pembangunan PIK 2
FOTO: Menyusuri Desa-Desa Terimpit Pembangunan PIK 2 (Merdeka.com)

Pembangunan megaproyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 yang membentang dari wilayah Jakarta Utara hingga Kabupaten Tangerang, Banten, ternyata menyimpan potret kesenjangan sosial dengan warga desa di sekitarnya.

Pembangunan megaproyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 yang membentang dari wilayah Jakarta Utara hingga Kabupaten Tangerang, Banten, ternyata menyimpan potret kesenjangan sosial dengan warga desa di sekitarnya.
Dok. Istimewa

Setidaknya ada tiga desa yang berbatasan langsung dengan pembangunan PIK 2, yakni Desa Salembaran, Desa Lemo, dan Desa Muara.

Setidaknya ada tiga desa yang berbatasan langsung dengan pembangunan PIK 2, yakni Desa Salembaran, Desa Lemo, dan Desa Muara.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hanya saja, meskipun berdekatan langsung, kawasan elite PIK 2 dan desa-desa tersebut dipisahkan dengan tembok beton yang cukup tinggi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dengan begitu, setiap harinya warga kini harus beraktivitas di tengah impitan tembok beton dan debu proyek yang beterbangan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Lebih parah lagi, beberapa warga mengaku harus beralih profesi. Hal itu disebabkan lahan yang kini dibangun gedung-gedung apartemen itu dulunya adalah tambak dan empang yang menjadi mata pencaharian warga sekitar.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sementara, sehari-hari warga memanfaatkan jalan pipa. Lagi-lagi, meskipun berdekatan jalanan tersebut terpisah dengan PIK 2.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemandangan gedung apartemen PIK 2 menjadi latar belakang bagi rumah-rumah warga desa di sini.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Seperti diketahui, megaproyek PIK 2 dengan slogan 'The New Jakarta City' dikembangkan secara-besar besaran dengan luas lahan mencapai 2.650 hektare.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Warga berkendara melintasi jalan pipa dengan latar belakang gedung-gedung bertingkat di PIK 2.

Rekomendasi