Permintaan Terakhir Mahasiswa UI Sebelum Dibunuh Senior Kampus

Dia sempat meminta sesuatu kepada ibunya sebelum kembali ke Depok.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Permintaan Terakhir Mahasiswa UI Sebelum Dibunuh Senior Kampus
Permintaan Terakhir Mahasiswa UI Sebelum Dibunuh Senior Kampus (Merdeka.com)

Kabar Muhammad Naufal Zidan (19), mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang ditemukan meninggal di kamar kosnya cukup membuat syok keluarga di Lumajang. Almarhum diketahui dibunuh oleh seniornya karena iri dan terlilit utang.

Kabar Muhammad Naufal Zidan (19), mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang ditemukan meninggal di kamar kosnya cukup membuat syok keluarga di Lumajang. Almarhum diketahui dibunuh oleh seniornya karena iri dan terlilit utang.
Dok. Istimewa

Jenazah almarhum dimakamkan di kampung halaman orang tuanya di Kelurahan Tompokersan, Kabupaten Lumajang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui selama ini korban pindah domisili di Kabupaten Probolinggo bersama orangtuanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui selama ini korban pindah domisili di Kabupaten Probolinggo bersama orangtuanya.
Dok. Istimewa

Iskandar Wijayadi (45), paman korban menceritakan, keseharian korban memiliki sifat pendiam, tapi berprestasi. Almarhum memiliki kemampuan berbahasa Rusia, yang dipelajari melalui internet.

“Anaknya memang pendiam sukanya main game dan belajar berbahasa Rusia otodidak lewat internet,” katanya saat ditemui, Sabtu (5/8).

“Anaknya memang pendiam sukanya main game dan belajar berbahasa Rusia otodidak lewat internet,” katanya saat ditemui, Sabtu (5/8).
Dok. Istimewa

Semenjak duduk di bangku sekolah, almarhum merupakan siswa berprestasi. Sehingga bisa masuk UI melalui jalur prestasi. Keluarga terakhir bertemu almarhum pada Minggu (1/8).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat hendak bertolak ke Jakarta untuk kembali kuliah, keluarga mengantarkan korban ke bandara Juanda. Dan korban sempat meminta foto bersama ibunya sebelum kembali ke perantauan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Sempat minta foto bareng di bandara pas sebelum balik kuliah,” ujarnya. Selama jauh dari orang tua, korban memang selalu rutin berkomunikasi dengan keluarga di Probolinggo. Namun, sejak 2 hari terakhir ini, korban tidak memberi kabar sedikitpun.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Atas hal itu lah membuat pihak keluarga khawatir dan meminta keluarga yang berada di Jakarta untuk mengecek korban di kosnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Namun nahas, saat pihak keluarga korban mengecek ke tempat indekos yang berada di Kukusan, Beji, Depok, Jawa Barat, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mendapati hal itu, pihak keluarga langsung melaporkan ke pihak berwajib hingga akhirnya pelaku berinisial AAB (23) berhasil ditangkap. Pelaku diketahui merupakan kakak tingkat korban di kampus UI. Jenazah almarhum dimakamkan di TPU kelurahan Jogoyudan, Kabupaten Lumajang.

Rekomendasi