Intip Spesifikasi Pesawat C-130J Super Hercules Dibeli Prabowo dari Amerika Serikat

Pesawat itu nantinya ditempatkan di Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Muhammad Radityo Priyasmoro
Intip Spesifikasi Pesawat C-130J Super Hercules Dibeli Prabowo dari Amerika Serikat
Intip Spesifikasi Pesawat C-130J Super Hercules Dibeli Prabowo dari Amerika Serikat (Merdeka.com)

Pesawat itu tiba di Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, Kamis (6/7).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Soal spesifikasi, Pesawat C-130J Super Hercules memiliki panjang 34,69 meter, tinggi 11,9 meter, dan lebar sayap 39,7 meter. Sementara, panjang kompartemen kargonya mencapai 16,9 meter, lebar 3,12 meter, dan tinggi 2,74 meter.

Pesawat itu tiba di Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, Kamis (6/7). Menteri Pertahanan Prabowo Subianto didampingi langsung Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyambut kedatangan pesawat produksi Lockheed Martin di Ameriksa Serikat ini.

Pesawat itu tiba di Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, Kamis (6/7). Menteri Pertahanan Prabowo Subianto didampingi langsung Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyambut kedatangan pesawat produksi Lockheed Martin di Ameriksa
Dok. Istimewa

"Kedatangan alutsista ini merupakan salah satu wujud nyata upaya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam melaksanakan instruksi Presiden Joko Widodo agar TNI diperkuat dengan pembangunan kekuatan pertahanan dan pemenuhan alutsista modern baik matra darat, laut maupun udara," tulis Kemenhan seperti dikutip Kamis (6/7).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Soal spesifikasi, Pesawat C-130J Super Hercules memiliki panjang 34,69 meter, tinggi 11,9 meter, dan lebar sayap 39,7 meter. Sementara, panjang kompartemen kargonya mencapai 16,9 meter, lebar 3,12 meter, dan tinggi 2,74 meter.

Super Hercules C-130J juga memiliki kemampuan membawa beban maksimal hingga hampir 20.000 kilogram. Selain itu, C-130J dapat memuat 8 palet atau 97 tandu, 128 pasukan tempur, dan 92 pasukan terjun payung.

Super Hercules C-130J juga memiliki kemampuan membawa beban maksimal hingga hampir 20.000 kilogram. Selain itu, C-130J dapat memuat 8 palet atau 97 tandu, 128 pasukan tempur, dan 92 pasukan terjun payung.
Dok. Istimewa

"Kecepatan maksimal pesawat ini pada 660 kilometer per jam di ketinggian 6.706 meter dan ditenagai oleh empat turboprop Rolls-Royce AE 2100D yang bisa menghasilkan daya sebesar 4.700 tenaga kuda,” jelas Kemhan.

Dia pun optimistis pesawat baru TNI AU buatan Lockheed Martin dari Amerika Serikat itu dapat meningkatkan kemampuan TNI Angkatan Udara terutama saat melaksanakan operasi militer perang (OMP) dan operasi militer selain perang (OMSP).

Dia pun optimistis pesawat baru TNI AU buatan Lockheed Martin dari Amerika Serikat itu dapat meningkatkan kemampuan TNI Angkatan Udara terutama saat melaksanakan operasi militer perang (OMP) dan operasi militer selain perang (OMSP).
Dok. Istimewa

Pesawat Super Hercules C-130J memiliki panjang 34,69 meter, tinggi 11,9 meter, dan lebar sayap 39,7 meter, sementara panjang kompartemen kargonya 16,9 meter, lebar 3,12 meter, dan tinggi 2,74 meter.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pesawat teranyar TNI AU C-130J Super Hercules buatan Lockheed Martin itu dapat membawa beban maksimal hingga hampir 20.000 kilogram atau hampir 20 ton. C-130J Super Hercules juga dapat mengangkut 8 palet atau 97 tandu, 128 pasukan tempur, dan 92 pasukan terjun payung.

Pesawat baru TNI AU itu juga telah dilengkapi dengan tampilan layar head-up dan teknologi navigasi canggih yang mencakup sistem navigasi inersia ganda dan GPS.

Kecepatan maksimal pesawat C-130J Super Hercules mencapai 660 kilometer per jam pada ketinggian 6.706 meter dan tenaganya diperoleh dari empat turboprop Rolls-Royce AE 2100D yang bisa menghasilkan daya 4.700 tenaga kuda.

Unit pertama C-130J Super Hercules tiba di Lanud Halim Perdanakusuma pada 6 Maret 2023. Unit ketiga sampai kelima dijadwalkan tiba ke Tanah Air pada Juli 2023, Oktober 2023, dan Januari 2023.

Kelima pesawat itu nantinya ditempatkan di Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Reporter: Muhammad Radityo Priyasmono/Liputan6.com.

Rekomendasi