Mudik motor masih jadi primadona
Jutaan pemudik dengan motor menyemut selama musim mudik 2023. Memadati ruas-ruas jalan demi bertemu keluarga di kampung halaman.
Tak peduli cuaca panas, barang bawaan menumpuk hingga jarak tempuh ratusan kilometer.
Advertisement
Advertisement
Seperti cerita Ihsan (55), yang nekat mudik menempuh jarak 550 Km bersama sang putri. Waktu tempuhnya kurang lebih capai 20 jam dari Musi Banyuasin ke Bengkulu.
Advertisement
Mudik pakai motor ternyata masih jadi pilihan favorit masyarakat.
Data Kemenhub, sebanyak 25,13 juta orang mudik menggunakan motor pada Lebaran 2023
Jumlah itu mewakili 20,3 persen dari total pemudik yang diestimasikan mencapai 123,8 juta orang.
Advertisement
Cerita lucu pemudik motor
Mayoritas masyarakat beralasan mudik memakai motor lebih hemat biaya dan memudahkan mobilisasi di kampung halaman.
"Kalau pakai motor, biayanya enggak sampai Rp500 ribu. Di kampung juga bisa ke mana-mana. Pakai motor bisa 8-9 jam, paling kalau capek istirahat dulu di rest area,"
kata Wasito (32), warga Tegal yang merantau ke Jakarta.
Advertisement
Advertisement
Pemudik mengular di Simpang Jomin, Karawang.
Advertisement
Hampir tiap tahun, Polisi mengimbau masyarakat tidak memilih mudik memakai motor.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman mengatakan mudik pakai motor berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain.
"Kita mengimbau betul masyarakat hindari mudik dengan sepeda motor. Itu bukan untuk perjalanan jauh,"
kata Kombes Latif Usman
Advertisement
Melihat animo masyarakat yang tinggi, pemerintah berupaya menjaga keselamatan pemudik motor. Salah satunya dengan menyediakan rest area di sejumlah titik.
Advertisement
Mudik pakai motor sudah jadi tradisi. Harus hati-hati, karena ada rindu keluarga yang mesti diobati.