Kadin Tanjab Timur Salurkan Daging Kurban untuk 150 KK Nelayan

Kadin Tanjab Timur salurkan daging kurban kepada 150 KK nelayan di Kelurahan Tanjung Solok, Kuala Jambi. Aksi ini menjadi bukti komitmen sosial Kadin di momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kadin Tanjab Timur Salurkan Daging Kurban untuk 150 KK Nelayan
Kadin Tanjab Timur salurkan daging kurban kepada 150 KK nelayan di Kelurahan Tanjung Solok, Kuala Jambi. Aksi ini menjadi bukti komitmen sosial Kadin di momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. (AntaraNews)

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi, menunjukkan kepedulian sosialnya. Organisasi ini menyalurkan daging kurban kepada 150 Kepala Keluarga (KK) nelayan. Aksi ini berlangsung di kampung nelayan, Kelurahan Tanjung Solok, Kecamatan Kuala Jambi pada Kamis (28/5).

Ketua Kadin Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Apif Firmansyah, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian dan aksi solidaritas Kadin untuk masyarakat di wilayah tersebut. Penyaluran daging kurban ini menjadi bukti nyata komitmen sosial Kadin. "Ini merupakan wujud kepedulian dan aksi solidaritas kami untuk masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur," kata Apif Firmansyah di lokasi, Kamis.

Kegiatan mulia ini diselenggarakan dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Kadin ingin membawa kebahagiaan langsung bagi masyarakat pesisir. Khususnya, ini ditujukan kepada kelompok nelayan yang kurang mampu di Jambi. "Kami ingin membawa kebahagiaan langsung di tengah masyarakat pesisir atau nelayan di Jambi," ujarnya.

Apif Firmansyah menegaskan bahwa Kadin tidak hanya berfokus pada roda perekonomian semata. Organisasi ini memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap kondisi masyarakat. Penyaluran daging kurban ini adalah salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut. Kadin ingin memastikan bahwa manfaat kehadirannya dirasakan langsung oleh warga.

Sebanyak 150 KK nelayan di Kelurahan Tanjung Solok menjadi penerima manfaat utama. Mereka adalah bagian dari komunitas yang seringkali menghadapi tantangan ekonomi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka. Terutama dalam merayakan Hari Raya Idul Adha yang penuh berkah.

Kadin Tanjab Timur Salurkan Daging Kurban ini bukan hanya sekadar pembagian semata. Ini adalah pesan bahwa ada pihak yang peduli terhadap kesejahteraan nelayan. Apif berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi. Selain itu, juga meningkatkan rasa kebersamaan antara Kadin dan masyarakat.

Lurah Tanjung Solok, Fitri Haryani, menyampaikan rasa terima kasih mewakili pemerintah setempat. Ia sangat mengapresiasi kepedulian Kadin Tanjab Timur. Bantuan hewan kurban ini diharapkan membawa manfaat luas bagi seluruh penerima. Fitri berharap aksi sosial semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Fitri juga mengungkapkan harapannya agar Kadin dapat memberikan lebih banyak sapi kurban lagi. Khususnya untuk Kelurahan Tanjung Solok pada perayaan Idul Adha berikutnya. "Harapan kami, bantuan hewan kurban dari Kadin ini membawa manfaat luas. Ke depan, mudah-mudahan Kadin bisa memberikan lebih banyak sapi lagi untuk Kelurahan Tanjung Solok," kata Fitri.

Salah seorang warga penerima manfaat, Firdaus, juga menyampaikan apresiasinya. Ia berharap keberadaan Kadin mampu membantu pemerintah. Terutama dalam menciptakan iklim usaha perdagangan hasil tangkap nelayan yang lebih baik. Kesejahteraan nelayan di wilayah ini masih menjadi perhatian utama.

Firdaus menyoroti bahwa tingkat kesejahteraan sebagian besar nelayan di Tanjung Solok masih rendah. Oleh karena itu, campur tangan organisasi seperti Kadin sangat dibutuhkan. Keterlibatan Kadin bisa memperbaiki taraf ekonomi lebih dari enam ribu nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Ini menunjukkan skala masalah yang perlu ditangani. "Nelayan di sini kesejahteraannya masih rendah. Mudah-mudahan ke depan ada terobosan, baik dari pemerintah maupun Kadin di kampung nelayan ini," ungkap Firdaus.

Kadin Tanjab Timur Salurkan Daging Kurban ini adalah langkah awal yang baik. Namun, Firdaus berharap ada terobosan lebih lanjut. Baik dari pemerintah maupun Kadin untuk kampung nelayan ini. Peningkatan infrastruktur atau pelatihan bisa menjadi solusi. Ini untuk mendukung mata pencarian nelayan secara berkelanjutan.

Kolaborasi antara Kadin, pemerintah, dan masyarakat sangat penting. Hal ini untuk mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan nelayan. Kadin memiliki potensi besar untuk menjadi jembatan. Organisasi ini dapat menghubungkan kebutuhan nelayan dengan program-program pembangunan ekonomi yang relevan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi