SDN Sapan 3 di Kampung Sapan, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, turut terkena dampak banjir. Aktivitas belajar mengajar terhambat untuk sementara waktu sejak Sabtu (11/4). Murid pun terpaksa belajar daring.
Dari pantauan, terlihat banjir menggenangi enam ruang kelas. Bangku dan meja pun terlihat berserakan tak beraturan. Selain menggenangi ruangan kelas, air juga terlihat menggenang di ruangan guru dan kepala sekolah. Terlihat, buku hingga dokumen di ruangan itu disimpan ke tempat yang lebih aman agar tak terkena banjir.
Di sekitar sekolah tersebut, terlihat pula pemukiman warga di gang sempit yang tergenang banjir. Beberapa warga terlihat hanya pasrah di depan rumahnya menunggu banjir surut.
Penjaga Sekolah, Yati Sumiati (50), mengatakan banjir yang menerjang berasal dari luapan Sungai Citarik yang letaknya berada tepat di belakang sekolah. Menurut dia, air sudah sempat surut kemarin siang tapi kembali naik pada malam harinya.
"Udah surut kemarin. Satu hari waktu malam datang lagi besar," kata dia saat ditemui pada Rabu (15/4).
Advertisement
Banjir Jika Hujan Lebat
Jika hujan turun lebat, Yati menyebut banjir pasti menerjang sekolah. Biasanya, apabila hujan tak lagi turun dengan lebat, banjir yang menerjang sekolah benar-benar surut dalam waktu sepekan.
"Kalau surut teh ini kalau enggak hujan lagi paling ya seminggu gitu," ucap dia.
Saat banjir sudah benar-benar surut, barulah dirinya membersihkan lumpur dan aktivitas belajar mengajar di sekolah kembali dilaksanakan. Namun, hingga kini, dia belum mengetahui kapan banjir benar-benar surut. Hujan lebat masih terus terjadi di wilayah Sapan.
"Was-was dari semalam enggak bisa tidur. Takutnya itu buku-buku yang di atas gitu kena. Kalau besar tuh takutnya ke atas," kata dia.
Advertisement
Total Murid SDN Sapan 3
Total, murid di SDN Sapan 3 berjumlah 140 murid. Yati berharap segera ada solusi dari pemerintah agar murid bisa belajar dengan tenang di sekolah tanpa khawatir diterjang banjir.
"Kalau dipindah (sekolahnya) mah enggak cuma mau minta dibangun yang layak ditinggikan gitu. Jadi anak-anak bisa nyaman ya," ungkap dia.