Jambi Matangkan Persiapan Healthy Cities Summit 2026, Targetkan Sukses Nasional dan Internasional

Pemerintah Kota Jambi serius mematangkan persiapan Healthy Cities Summit 2026 yang akan digelar September atau Oktober mendatang, siap menjadi tuan rumah ajang berskala nasional dan internasional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jambi Matangkan Persiapan Healthy Cities Summit 2026, Targetkan Sukses Nasional dan Internasional
Pemerintah Kota Jambi serius mematangkan persiapan Healthy Cities Summit 2026 yang akan digelar September atau Oktober mendatang, siap menjadi tuan rumah ajang berskala nasional dan internasional. (AntaraNews)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Healthy Cities Summit (HCS) ke-7 Tahun 2026. Acara bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada bulan September atau Oktober 2026. Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi penting yang dipimpin langsung Wali Kota Jambi Maulana di Jambi, Senin.

Rapat ini merupakan langkah awal yang krusial untuk memastikan Kota Jambi siap menjadi tuan rumah ajang berskala nasional bahkan internasional. Healthy Cities Summit sendiri merupakan forum dua tahunan. Forum ini menjadi wadah berbagi inovasi dan praktik terbaik dalam pembangunan kota berbasis kesehatan.

Penunjukan Kota Jambi sebagai tuan rumah didukung oleh berbagai capaian gemilang. Di antaranya adalah penghargaan Swasti Saba Wistara dan STBM Award 2025. Lebih dari 2.000 peserta diharapkan hadir, terdiri dari perwakilan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, akademisi, organisasi, hingga perwakilan internasional seperti WHO. Tema yang akan diusung adalah "Health City: Green, Smart, Resilient and Happiness".

Pemerintah Kota Jambi mengusung tiga fokus utama dalam pelaksanaan Healthy Cities Summit 2026. Fokus ini mencakup aspek Green, Smart, dan Resilient. Ini menunjukkan pendekatan komprehensif dalam pembangunan kota sehat yang berkelanjutan.

Aspek "Green" menitikberatkan pada pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Hal ini meliputi upaya-upaya menjaga kebersihan dan kelestarian alam kota. Sementara itu, "Smart" diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi modern. Contohnya adalah layanan darurat 112 dan sistem CCTV yang terintegrasi. Inisiatif ini mendukung efisiensi layanan publik dan keamanan kota.

Selanjutnya, aspek "Resilient" menekankan kesiapsiagaan kota dalam menghadapi bencana. Penguatan infrastruktur kota juga menjadi prioritas utama. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kota yang tangguh dan aman bagi seluruh warganya, siap menghadapi berbagai tantangan.

Selain pembahasan inti, para peserta Healthy Cities Summit 2026 juga akan diajak mengunjungi sejumlah destinasi unggulan Kota Jambi. Ini merupakan bagian dari upaya promosi daerah ke tingkat nasional dan internasional. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan citra pariwisata dan potensi investasi di Jambi.

Ketua panitia, Jaelani, menegaskan bahwa keberhasilan program kota sehat sangat bergantung pada komitmen pimpinan daerah. Dukungan lintas sektor juga memegang peranan penting dalam setiap tahapan persiapan. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan tujuan ini.

Menurut Jaelani, Kota Jambi telah menunjukkan capaian positif melalui kolaborasi yang solid. Sinergi antara pemerintah dan berbagai pihak telah terjalin dengan baik. Ini menjadi modal penting dalam menyelenggarakan Healthy Cities Summit 2026 dengan sukses dan berkesan.

Rapat koordinasi persiapan Healthy Cities Summit 2026 dihadiri oleh sejumlah pejabat penting. Mereka termasuk Ketua Forum Kota Jambi Sehat Nadiyah dan Sekretaris Daerah Kota Jambi A Ridwan. Kepala Dinas Kesehatan Elvi Roza serta Kepala Bapperida Suhendri juga turut hadir bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kehadiran para pimpinan dan perwakilan OPD ini menegaskan komitmen Pemkot Jambi. Mereka berupaya memastikan setiap aspek persiapan berjalan lancar dan optimal. Hal ini demi suksesnya gelaran Healthy Cities Summit 2026 di Kota Jambi sebagai tuan rumah yang membanggakan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi