Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Daerah (Polda) Jambi atas keberhasilan mereka mengungkap dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi. Pengungkapan ini terjadi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Kabupaten Bungo, Jambi.
Langkah tegas yang diambil oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi ini mendapatkan dukungan penuh dari Pertamina. Hal ini disampaikan langsung oleh Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, di Jambi pada Minggu, 12 April.
Pertamina menyatakan komitmennya untuk menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan akan terus mendukung penanganan kasus ini oleh pihak kepolisian. Dugaan penyimpangan ini menjadi perhatian serius mengingat BBM subsidi seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar berhak.
Advertisement
Advertisement
Apresiasi dan Komitmen Pertamina dalam Penegakan Hukum
Rusminto Wahyudi menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel sangat menghargai upaya penegakan hukum yang dilakukan Polda Jambi. Apresiasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap pemberantasan praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.
Penyalahgunaan BBM subsidi merupakan tindakan serius yang dapat mengganggu stabilitas pasokan dan keadilan distribusi energi. Oleh karena itu, Pertamina mendukung penuh setiap langkah aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku.
Komitmen Pertamina tidak hanya berhenti pada apresiasi, melainkan juga melibatkan penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait lainnya terus diajak bekerja sama.
Advertisement
Sinergi ini bertujuan untuk memastikan bahwa distribusi BBM bersubsidi dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tepat sasaran di seluruh wilayah. Pertamina juga tidak akan segan memberikan sanksi tegas kepada lembaga penyalur yang terbukti melanggar ketentuan.
Advertisement
Penguatan Pengawasan dan Digitalisasi Penyaluran BBM Subsidi
Sebagai respons terhadap potensi penyalahgunaan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel secara konsisten menginstruksikan seluruh lembaga penyalur untuk mematuhi regulasi penyaluran BBM bersubsidi. Pengawasan di lapangan diperkuat melalui berbagai metode.
Pengawasan dilakukan secara berlapis, mencakup monitoring langsung di lokasi serta pemanfaatan teknologi CCTV di setiap SPBU. Langkah ini diambil untuk meminimalkan celah penyimpangan dan memastikan kepatuhan.
Selain itu, Pertamina juga telah menerapkan sistem digital melalui Program Subsidi Tepat dengan penggunaan QR Code. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyaluran BBM subsidi.
Advertisement
Masyarakat diimbau untuk menjaga kerahasiaan barcode QR Code mereka dan tidak menyebarluaskannya. Proses pendaftaran dan pengelolaan barcode juga disarankan dilakukan secara mandiri guna mencegah potensi penyalahgunaan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Advertisement
Peran Aktif Masyarakat dalam Mengawasi Distribusi BBM Subsidi
Pertamina mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta berperan aktif dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi. Partisipasi publik sangat penting untuk menciptakan sistem penyaluran yang bersih dan adil.
Apabila masyarakat menemukan indikasi penggunaan barcode oleh pihak lain yang tidak berhak, Pertamina mengimbau agar segera melakukan reset ulang barcode tersebut. Hal ini untuk mencegah penyalahgunaan lebih lanjut.
Untuk melaporkan adanya indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. Alternatif lain adalah melaporkannya langsung kepada aparat penegak hukum setempat.
Advertisement
Laporan dari masyarakat akan menjadi informasi berharga bagi Pertamina dan aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti setiap dugaan penyimpangan. Ini adalah wujud komitmen bersama untuk menjaga ketersediaan dan ketepatan sasaran BBM subsidi.
Sumber: AntaraNews