Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan (Sulsel) Ali Yafid menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat provinsi di Kabupaten Maros harus memberikan dampak yang luas. Acara ini diharapkan menjadi syiar Islam sekaligus pendorong pemberdayaan ekonomi umat.
Ali Yafid menyatakan kesiapan pelaksanaan MTQ sudah cukup matang berdasarkan hasil pemantauan. Hal ini menunjukkan keseriusan semua pihak untuk menyukseskan ajang keagamaan tersebut di Maros.
MTQ tingkat provinsi ini dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 19 April 2026 di Kabupaten Maros. Seluruh rangkaian acara telah dipersiapkan dengan baik oleh panitia penyelenggara.
Advertisement
Advertisement
Ali Yafid menekankan bahwa MTQ tidak hanya sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur'an semata. Lebih dari itu, kegiatan ini memiliki makna strategis dalam membangun kehidupan umat.
Momentum MTQ harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an. Ini juga mendorong lahirnya generasi yang mampu mengamalkan nilai-nilai luhur Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Kesiapan pelaksanaan MTQ di Maros telah dipantau secara langsung oleh Kemenag Sulsel. Ali Yafid mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Maros, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ), Pemerintah Provinsi Sulsel, dan Kemenag Sulsel dalam menyiapkan ajang ini.
Advertisement
Advertisement
Selain dimensi spiritual, MTQ XXXIV juga memiliki dimensi ekonomi yang kuat dan signifikan. Ali Yafid secara khusus memberi perhatian pada pelaksanaan pameran yang melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pameran ini akan diikuti oleh UMKM dari 24 kabupaten/kota di seluruh Sulawesi Selatan, dengan 150 tenant disiapkan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa MTQ juga memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat.
Perputaran ekonomi yang terjadi selama pelaksanaan MTQ diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Terutama bagi daerah tuan rumah dan para pelaku UMKM yang terlibat.
Advertisement
Kemenag Sulsel berharap MTQ dapat memberikan manfaat ekonomi yang signifikan dan berkelanjutan. Manfaat ini diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas di Sulawesi Selatan.
Rangkaian kegiatan MTQ XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan telah tersusun rapi:
- 10 April 2026: Penerimaan kafilah dan registrasi ulang peserta.
- 11 April 2026: Malam taaruf serta pelantikan dewan hakim.
- 12 April 2026: Upacara pembukaan secara resmi pada malam hari.
- 13-16 April 2026: Babak penyisihan untuk seluruh cabang lomba.
- 17 April 2026: Babak final untuk menentukan juara.
- 18 April 2026: Acara penutupan secara resmi.
- 19 April 2026: Kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Advertisement
Sumber: AntaraNews