Pemkab Barito Timur Matangkan Persiapan Haji 2026, Pastikan Keberangkatan Aman dan Lancar

Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus mematangkan persiapan Haji 2026 bagi 103 calon jemaah, berkoordinasi lintas instansi demi kelancaran ibadah dan kesehatan prima.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Barito Timur Matangkan Persiapan Haji 2026, Pastikan Keberangkatan Aman dan Lancar
Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus mematangkan persiapan Haji 2026 bagi 103 calon jemaah, berkoordinasi lintas instansi demi kelancaran ibadah dan kesehatan prima. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Pemkab Bartim) secara intensif mematangkan persiapan pemberangkatan ibadah haji tahun 2026. Rapat koordinasi lintas instansi telah dilaksanakan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan optimal. Langkah ini diambil guna menjamin keamanan dan kelancaran perjalanan ibadah haji bagi seluruh jemaah calon haji (JCH) dari Barito Timur.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Barito Timur, Ari Panan P Lelo, menegaskan pentingnya persiapan matang ini. Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus memastikan kesiapan sesuai tugas masing-masing. Hal ini mencakup aspek transportasi, kesehatan, hingga pengamanan selama proses pemberangkatan.

Sebanyak 103 calon haji dari Barito Timur siap diberangkatkan, ditambah enam orang sebagai cadangan. Mereka akan bertolak melalui Embarkasi Banjarmasin, terbagi dalam beberapa kelompok terbang. Pelepasan JCH dijadwalkan pada 1 Mei 2026, malam hari, menyesuaikan jadwal keberangkatan kloter.

Koordinasi Lintas Instansi Demi Kelancaran Perjalanan

Pemkab Barito Timur telah mengintensifkan koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan setiap aspek persiapan haji berjalan lancar. Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai perangkat daerah yang memiliki peran krusial dalam mendukung keberangkatan JCH. Tujuannya adalah menciptakan sinergi antarlembaga demi kenyamanan dan keselamatan jemaah.

Ari Panan P Lelo menekankan bahwa setiap perangkat daerah memiliki tanggung jawab spesifik yang harus dipenuhi. Mulai dari penyediaan transportasi yang aman dan nyaman, pelayanan kesehatan yang memadai, hingga pengamanan rute perjalanan. Kesiapan ini menjadi prioritas utama agar tidak ada kendala berarti selama proses pemberangkatan.

Untuk menjamin kelancaran perjalanan darat menuju Embarkasi Banjarmasin, rombongan JCH akan mendapatkan pengawalan ketat. Satuan Lalu Lintas Polres Barito Timur akan bersinergi dengan Dinas Perhubungan untuk mengawal rombongan. Selain itu, petugas medis dan panitia dari kabupaten juga akan turut mendampingi jemaah sepanjang perjalanan.

Data Calon Haji dan Kesiapan Kesehatan Jemaah

Total calon haji dari Barito Timur yang siap berangkat pada tahun 2026 adalah 103 orang, dengan tambahan enam orang cadangan. Para JCH ini akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin. Mereka terbagi dalam tiga kelompok terbang, yaitu Kloter 4 sebanyak dua orang, Kloter 7 sebanyak 99 orang, dan Kloter 8 sebanyak dua orang.

Aspek kesehatan menjadi perhatian serius dalam persiapan ini. Terdapat 22 JCH yang masih perlu menjalani vaksinasi susulan. Vaksinasi ini meliputi meningitis, polio, dan Covid-19, yang merupakan persyaratan penting untuk keberangkatan haji. Pemkab Barito Timur memastikan seluruh jemaah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.

Selain itu, terdapat 10 calon haji yang masuk kategori prioritas khusus. Kategori ini mencakup jemaah lanjut usia, pengguna kursi roda, jemaah dengan risiko kesehatan tinggi, serta pendamping yang diperlukan. Penanganan khusus akan diberikan kepada kelompok prioritas ini untuk memastikan mereka dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman.

Jadwal Keberangkatan dan Imbauan Kesehatan Penting

Pelepasan JCH Barito Timur dijadwalkan akan berlangsung pada malam hari tanggal 1 Mei 2026. Jadwal ini telah disesuaikan dengan waktu keberangkatan kloter, khususnya Kloter 7 dan Kloter 8. Kedua kloter tersebut harus sudah tiba di Asrama Haji Banjarmasin pada pukul 14.00 Wita.

Menjelang keberangkatan, Pemkab Barito Timur mengimbau seluruh JCH untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan. Imbauan ini disampaikan untuk memastikan para jemaah memiliki stamina prima saat menjalankan ibadah haji. Kesehatan yang optimal sangat krusial mengingat padatnya rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Ari Panan P Lelo menekankan pentingnya menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jemaah dianjurkan untuk menjaga asupan makanan bergizi dan beristirahat yang cukup. Langkah-langkah preventif ini diharapkan dapat membantu JCH menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik dan lancar tanpa hambatan kesehatan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi