Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, secara intensif melakukan patroli bersama petugas gabungan. Kegiatan ini bertujuan menertibkan pelajar yang kedapatan bolos sekolah dan berada di pusat keramaian, khususnya kafe di wilayah perkotaan. Langkah ini diambil menyusul banyaknya laporan dari masyarakat mengenai keberadaan siswa berseragam di luar lingkungan sekolah saat jam pelajaran berlangsung.
Patroli terbaru berhasil menjaring sekitar 10 orang siswa berseragam dari jenjang SMP dan SMA sederajat di salah satu kafe di pusat kota Cianjur. Para pelajar ini ditemukan saat jam sekolah, dengan sebagian besar beralasan sudah pulang sekolah namun belum langsung kembali ke rumah karena telah membuat janji dengan teman-temannya. Petugas segera melakukan pendataan dan memberikan peringatan keras kepada para siswa yang terjaring dalam operasi ini.
Kepala Seksi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan (Binwasluh) Satpol PP Cianjur, Sri Laelani, menegaskan pentingnya tindakan preventif ini. Ia menyatakan bahwa patroli akan terus digencarkan, baik secara mandiri maupun gabungan, untuk memastikan tidak ada lagi pelajar yang berkeliaran di tempat umum saat jam pelajaran. Hal ini merupakan bagian dari upaya menjaga disiplin dan ketertiban di kalangan pelajar di Cianjur.
Advertisement
Advertisement
Petugas gabungan dari Satpol PP Cianjur fokus menyasar kafe dan tempat-tempat umum lainnya yang sering menjadi lokasi berkumpulnya pelajar bolos. Penertiban ini dilakukan berdasarkan aduan masyarakat yang resah dengan fenomena pelajar berseragam berada di luar sekolah pada jam pelajaran. Keberadaan para siswa di tempat umum saat jam sekolah dinilai mengganggu ketertiban umum dan mencoreng citra pendidikan.
Dalam operasi yang dilakukan, petugas menemukan para pelajar tersebut di kafe-kafe yang ramai pengunjung. Meskipun beberapa kafe telah memasang papan peringatan larangan bagi anak sekolah berseragam, pengawasan yang terbatas seringkali membuat aturan tersebut tidak berjalan efektif. Pengelola kafe kesulitan mengawasi setiap tamu yang datang, terutama saat kondisi ramai, sehingga pelajar bolos masih bisa masuk dan berkumpul.
Satpol PP mengimbau kepada pengelola kafe dan tempat usaha lainnya untuk lebih meningkatkan pengawasan. Mereka diminta proaktif dalam memberikan peringatan kepada pelajar berseragam yang kedapatan berada di lokasi saat jam sekolah. Kerja sama antara petugas dan pemilik usaha diharapkan dapat meminimalisir kasus pelajar bolos yang berkeliaran di tempat umum.
Advertisement
Advertisement
Sri Laelani juga menyampaikan imbauan kepada seluruh pelajar di Cianjur untuk lebih disiplin dan mematuhi aturan sekolah. Kehadiran di sekolah merupakan tanggung jawab penting yang berkontribusi dalam membentuk karakter, menambah ilmu, serta meraih masa depan yang lebih baik. Disiplin adalah kunci utama keberhasilan akademik dan personal setiap siswa.
Selain kafe, patroli Satpol PP Cianjur juga akan menyasar sejumlah lokasi lain di wilayah kota yang banyak dilaporkan masyarakat, termasuk melalui media sosial. Lokasi-lokasi ini diduga sering dijadikan tempat berkumpul bagi para pelajar yang bolos saat jam pelajaran. Petugas akan mendata dan memberikan peringatan kepada setiap pelajar yang ditemukan di lokasi tersebut.
Langkah ini merupakan komitmen Satpol PP Cianjur dalam menjaga ketertiban dan mendukung lingkungan pendidikan yang kondusif. Dengan patroli yang digencarkan, diharapkan dapat menekan angka pelajar bolos dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya disiplin. Semua pihak, mulai dari pelajar, orang tua, sekolah, hingga pengelola tempat usaha, diharapkan dapat bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews