Tren Ngabuburun Makin Populer di Bulan Ramadan 2026, Olahraga Kurang dari Satu Jam Jadi Pilihan

Pristine8.6+ menyelenggarakan NgabubuRun 5K di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta di Bulan Ramadan 2026.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Tren Ngabuburun Makin Populer di Bulan Ramadan 2026, Olahraga Kurang dari Satu Jam Jadi Pilihan
Tren Ngabuburun Makin Populer, Olahraga di Bawah 1 Jam Cukup Hidrasi dengan Air Mineral (© 2026 Liputan6.com)

Menjalani aktivitas berlari atau jogging ringan menjelang berbuka puasa kini menjadi tren yang semakin diminati oleh masyarakat perkotaan. Kegiatan yang dikenal dengan istilah ngabuburit ini dianggap sebagai cara yang efektif untuk tetap aktif selama bulan Ramadan tanpa mengganggu ibadah puasa.

Umumnya, kegiatan seperti fun run 5K atau jogging santai saat ngabuburit berlangsung selama kurang dari satu jam dengan intensitas yang ringan hingga sedang. Meskipun tergolong singkat, tubuh tetap kehilangan cairan melalui keringat, sehingga penting untuk segera melakukan rehidrasi setelah berolahraga.

Fenomena ini dapat terlihat dalam kegiatan Pristine8.6+ NgabubuRun 5K Fun Run yang diadakan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Event yang diprakarsai oleh Pristine8.6+ ini mengajak masyarakat untuk tetap aktif selama Ramadan melalui kampanye #RamadanAntiMagerRun.

Ratusan peserta tampak memanfaatkan waktu menjelang berbuka dengan berlari santai bersama di area GBK. Selain menjadi aktivitas fisik yang ringan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik dan hidrasi saat berpuasa.

"Ngabuburun menjadi salah satu cara menyenangkan untuk tetap aktif selama Ramadan. Melalui kampanye #RamadanAntiMagerRun, kami ingin mengajak masyarakat mengisi waktu menjelang berbuka dengan aktivitas yang lebih produktif seperti olahraga ringan," ujar perwakilan Pristine8.6+.

Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Pristine8.6+ juga memperkenalkan pentingnya hidrasi setelah berolahraga. Air mineral dapat membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang setelah aktivitas fisik maupun setelah berpuasa sepanjang hari.

Para ahli juga menyatakan bahwa olahraga dengan durasi di bawah satu jam seperti fun run 5K masih aman dilakukan saat puasa, asalkan intensitasnya disesuaikan dengan kondisi tubuh dan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi kembali setelah aktivitas selesai. Pristine8.6+ sendiri diproses dengan teknologi ionisasi No.1 Jepang yang menghasilkan mikromolekul yang lebih mudah diserap oleh tubuh, sehingga dapat membantu memberikan hidrasi dengan cepat setelah beraktivitas.

Selain berlari bersama, kegiatan Pristine8.6+ NgabubuRun juga diakhiri dengan momen berbuka puasa bersama para peserta, menjadikan acara ini tidak hanya sehat tetapi juga mempererat kebersamaan di bulan Ramadan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menjaga gaya hidup aktif selama Ramadan dengan memilih aktivitas yang ringan, menyenangkan, dan tetap memperhatikan kebutuhan hidrasi tubuh.

Rekomendasi