Korlantas Polri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Arus Balik Tahap Dua di Tol Trans Jawa

Korlantas Polri resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way tahap dua untuk arus balik Lebaran 2026 dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikampek Utama, guna mengurai kepadatan dan memperlancar perjalanan pemudik.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Korlantas Polri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Arus Balik Tahap Dua di Tol Trans Jawa
Korlantas Polri resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way tahap dua untuk arus balik Lebaran 2026 dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikampek Utama, guna mengurai kepadatan dan memperlancar perjalanan pemudik. (AntaraNews)

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri secara resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way tahap kedua pada Jumat, 27 Maret 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk mengantisipasi dan mengurai kepadatan arus balik Lebaran di ruas Tol Trans Jawa. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperlancar perjalanan pemudik kembali ke kota asal mereka.

Pemberlakuan one way tahap dua ini mencakup jalur dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikampek Utama. Pembukaan rekayasa lalu lintas ini dilakukan secara simbolis oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. Acara peresmian berlangsung di Posko Command Center Korlantas Polri KM 29 Tol Cikampek, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dengan dibukanya tahap kedua, saat ini total ada dua skema one way yang beroperasi di Tol Trans Jawa untuk arus balik. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Korlantas Polri untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan selama periode mudik dan balik Lebaran tahun ini. Pemantauan intensif terus dilakukan untuk menyesuaikan kebijakan di lapangan.

Implementasi One Way Arus Balik Tahap Dua Presisi

Rekayasa lalu lintas one way tahap dua presisi resmi diberlakukan pada Jumat, 27 Maret 2026, pukul 10.23 WIB. Keputusan ini diambil berdasarkan laporan terkini dari Candi Zebra Satu dan Lodaya Zebra Satu. Selain itu, hasil monitoring situasi arus lalu lintas menunjukkan kondisi yang telah terkendali di beberapa titik.

Menhub Dudy Purwagandhi secara langsung menyatakan dibukanya pelaksanaan one way tahap dua ini. Beliau menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas. Kebijakan ini menjadi respons cepat terhadap dinamika pergerakan kendaraan pemudik.

Jalur yang terkena dampak one way tahap dua ini membentang dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikampek Utama. Area ini merupakan salah satu koridor utama bagi pemudik dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dengan demikian, diharapkan penumpukan kendaraan dapat diminimalisir secara efektif.

Dua Skema Rekayasa Lalu Lintas One Way di Tol Trans Jawa

Saat ini, terdapat dua skema rekayasa lalu lintas one way yang aktif di sepanjang Tol Trans Jawa untuk mengelola arus balik Lebaran. Skema pertama, one way tahap pertama presisi, telah diberlakukan sejak Jumat pagi. Jalur ini membentang dari KM 132 Tol Cipali sampai dengan KM 70 Tol Cikampek Utama.

Skema kedua adalah one way tahap kedua presisi yang baru saja dibuka. Kebijakan ini mencakup ruas jalan yang lebih panjang, dimulai dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikampek Utama. Kedua skema ini bekerja secara simultan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dari berbagai titik.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan komitmen Korlantas Polri untuk terus memantau situasi arus balik. Pemantauan ini krusial untuk melakukan penyesuaian kebijakan jika diperlukan. Tujuannya adalah memberikan kenyamanan dan keamanan maksimal bagi para pengguna jalan.

Irjen Pol. Agus Suryonugroho juga membuka peluang pemberlakuan one way nasional apabila terjadi kenaikan arus yang signifikan. Jika kondisi mengharuskan, kebijakan one way nasional dapat diterapkan dari KM 414 hingga KM 70. Hal ini menunjukkan fleksibilitas Korlantas Polri dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi