Pimpinan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) bersama Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan peninjauan langsung. Mereka memantau kesiapan arus mudik Idul Fitri 1446 Hijriah di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026). Peninjauan ini fokus pada penggunaan kapal KM Dobonsolo sebagai armada angkutan lebaran.
Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, menyatakan bahwa kegiatan monitoring Angkutan Lebaran ini memiliki tujuan krusial. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh aspek operasional kapal berjalan optimal, khususnya terkait keselamatan pelayaran, kenyamanan penumpang, serta kualitas pelayanan yang telah disiapkan Pelni.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pelni dalam menjamin kelancaran Angkutan Lebaran 2026. Peninjauan langsung operasional kapal di Pelabuhan Tanjung Priok menjadi bukti komitmen kuat Pelni bersama stakeholder terkait.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi Lintas Sektor Jamin Mudik Aman dan Nyaman
Monitoring yang dilakukan oleh Pelni, BP BUMN, dan Kementerian Perhubungan ini menjadi wujud nyata kolaborasi erat antar lembaga. Sinergi ini bertujuan untuk menjamin pengalaman mudik yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang yang memilih Pelni sebagai moda transportasi. Tri Andayani menyampaikan apresiasi atas kehadiran BP BUMN dan Kemenhub dalam memantau langsung kesiapan KM Dobonsolo.
Menurutnya, kehadiran para pemangku kepentingan ini sangat penting untuk memastikan standar tertinggi terpenuhi. Pelni berkomitmen penuh memastikan seluruh fasilitas keselamatan, kenyamanan, dan pelayanan di setiap armada berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama bagi Pelni dalam setiap pelayaran.
“Kami memastikan seluruh fasilitas keselamatan, kenyamanan dan pelayanan di seluruh armada Pelni berjalan sesuai standar tertinggi,” ujar Tri Andayani. Komitmen ini menegaskan dedikasi Pelni untuk memberikan pelayanan sepenuh hati. Hal ini berlaku bagi seluruh pemudik yang mempercayakan perjalanannya kepada Pelni.
Advertisement
Advertisement
KM Dobonsolo, Kapal Multi-Fungsi Siap Angkut Ribuan Pemudik
Pada pelayaran peninjauan ini, KM Dobonsolo diketahui mengangkut sebanyak 1.495 penumpang dari Tanjung Priok menuju Tanjung Perak. Kapal ini merupakan salah satu armada penumpang “3 in 1” milik Pelni. Artinya, KM Dobonsolo mampu mengangkut penumpang, kontainer, sekaligus muatan kendaraan dalam satu perjalanan.
Kemampuan multifungsi KM Dobonsolo ini menunjukkan fleksibilitas Pelni dalam memenuhi berbagai kebutuhan angkutan. Ini termasuk kebutuhan selama periode puncak seperti Arus Mudik Pelni Idul Fitri. Direktur Utama Pelni kembali menegaskan prinsip “safety first” sebagai pilar utama operasional.
“Sekali lagi kami menegaskan bahwa 'safety first' menjadi pilar utama Pelni agar setiap pemudik dapat sampai tujuan dengan selamat dan nyaman,” kata Tri Andayani. Penekanan pada keselamatan ini menjadi jaminan bagi para pemudik.
Advertisement
Advertisement
Imbauan Penting untuk Kelancaran Perjalanan Mudik
Dalam kesempatan tersebut, Tri Andayani juga mengingatkan seluruh penumpang untuk selalu mematuhi protokol keselamatan di atas kapal. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan kapal serta mengikuti arahan awak kapal selama perjalanan adalah hal yang esensial. Kepatuhan penumpang sangat mendukung kelancaran dan keamanan pelayaran.
Ia juga mengimbau seluruh calon penumpang untuk memesan tiket jauh-jauh hari melalui saluran resmi Pelni. Langkah ini bertujuan untuk menghindari antrean panjang yang tidak perlu di pelabuhan. Pemesanan tiket secara dini juga membantu Pelni dalam mengelola kapasitas dan logistik dengan lebih baik.
“Kami juga memastikan setiap kapal dan ABK Pelni siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkasnya. Pernyataan ini menegaskan kesiapan penuh Pelni dan seluruh kru untuk memberikan pelayanan terbaik selama periode Arus Mudik Pelni Idul Fitri 1446 H.
Advertisement
Sumber: AntaraNews