Agenda Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan berlangsung hangat dan sarat pesan kebersamaan di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, Serpong, Jumat (27/2). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat ukhuwah islamiah sekaligus menegaskan komitmen sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Pemprov Banten dalam safari ramadan yang rutin digelar setiap tahun.
Menurutnya, forum tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan ruang mempererat kerja sama demi kelancaran program pembangunan.
"Alhamdulillah pada hari ini kita hadir untuk bersama-sama berkumpul di safari ramadan sebagai agenda rutin sebagai bentuk silaturahmi pemerintah dan masyarakat, yang mudah-mudahan memperkuat ukhuwah islamiah kita, memperkuat hubungan kerja sama kita semuanya, supaya program-program pembangunan Provinsi Banten ataupun Tangerang Selatan bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Advertisement
Religius Ramadan
Di tengah suasana religius Ramadan, Pilar juga menegaskan agar kinerja aparatur tidak menurun. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tetap mengejar target program dan menjaga kualitas pelayanan publik.
"Saya juga mengingatkan kepada OPD-OPD supaya dikejar progres kinerjanya, selama bulan Ramadan ini jangan kendor, karena pelayanan harus tetap terjaga," tegasnya.
Evaluasi rutin, lanjutnya, harus terus dilakukan, termasuk penertiban baliho, billboard, serta bangunan yang belum berizin. Hal itu dinilai penting untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan kota, terlebih Tangerang Selatan merupakan wilayah penyangga Ibu Kota dengan mobilitas tinggi.
Advertisement
Momentum
Senada dengan itu, Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, menegaskan Safari Ramadan sebagai momentum berbagi dan memperkuat persatuan masyarakat. Ia mengajak warga Tangerang Selatan menjaga semangat kebersamaan dan kekeluargaan.
"Saya sampaikan pesan kepada masyarakat Tangerang Selatan, harus semangat, terus jaga persatuan, kesatuan, kebersamaan dan kekeluargaan. Orang Tangsel, orang Banten itu harus akur, harus sopan, dan santun," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Baznas Provinsi Banten menyalurkan bantuan senilai Rp233 juta kepada berbagai penerima manfaat, antara lain guru madrasah dan guru ngaji, marbot masjid, dhuafa, bantuan rumah layak huni, pemandi jenazah, hingga dukungan sarana prasarana lembaga pelatihan kerja dan penyediaan air bersih.
"Karena ini bulan Ramadan, bulan berbagi, maka kita juga memberikan bantuan kepada Al-Fuqara wa Al-Masakin, disabilitas, yatim piatu, termasuk kepada sarana-prasarana peribadatan," katanya.