Baznas Perluas Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan di Tengah Krisis Konflik

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Indonesia memperluas upaya bantuan kemanusiaan untuk Sudan, fokus pada sektor kesehatan di tengah konflik berkepanjangan yang telah menewaskan lebih dari 200.000 orang.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Baznas Perluas Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan di Tengah Krisis Konflik
Baznas RI menjalin kerja sama strategis dengan Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Yassir Mohamed Ali Mohamed, guna memperkuat penyaluran Bantuan Kemanusiaan Sudan yang mendesak, terutama di sektor kesehatan. (AntaraNews)

Jakarta, 21 Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Indonesia meningkatkan kerja sama dengan Sudan untuk mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan. Langkah ini dilakukan di tengah perang saudara berkepanjangan yang melanda negara Afrika tersebut, menyebabkan lebih dari 200.000 orang meninggal dunia dan jutaan lainnya mengungsi.

Peningkatan upaya bantuan ini menyusul pertemuan antara Ketua Baznas, Noor Achmad, dengan Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Yassir Mohamed Ali Mohamed. Pertemuan penting tersebut berlangsung pada Jumat lalu di kantor pusat Baznas di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Noor Achmad menyatakan keprihatinan mendalam atas krisis kemanusiaan yang terus berlanjut di Sudan. Ia menegaskan komitmen Indonesia untuk membantu warga sipil Sudan menghadapi ketidakamanan yang berkepanjangan.

Baznas, sebagai badan yang didukung negara dan mengelola dana zakat Islam, siap memimpin upaya penggalangan dana serta memobilisasi bantuan untuk negara mayoritas Muslim tersebut. Noor Achmad menekankan bahwa Indonesia memiliki dukungan yang kuat terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan dan hak asasi manusia.

Menurut Achmad, Sudan sangat membutuhkan bantuan internasional untuk mengatasi darurat kesehatan yang memburuk dan krisis lainnya. Ia mengutip laporan terbaru yang merinci skala kehancuran di Sudan.

Pertemuan antara Achmad dan Duta Besar Mohamed memperkuat rencana untuk mengintensifkan kampanye kemanusiaan bagi Sudan. Hal ini dilakukan dengan mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia untuk berkontribusi dalam upaya bantuan.

Fokus utama bantuan Baznas untuk Sudan adalah mendukung sektor kesehatan dengan menyediakan fasilitas medis dan obat-obatan esensial yang sangat dibutuhkan. Achmad berharap donasi dari masyarakat Indonesia dapat menjangkau mereka yang paling membutuhkan.

Duta Besar Mohamed menyampaikan apresiasi atas solidaritas konsisten Indonesia selama krisis ini. Ia secara khusus memohon dukungan Baznas dalam membangun kembali sistem kesehatan Sudan.

Pembangunan kembali rumah sakit dan pengadaan peralatan medis merupakan kebutuhan paling mendesak saat ini. Konflik di Sudan telah menyebabkan jutaan orang mengungsi dan layanan dasar terganggu, dengan kelompok bantuan memperingatkan tantangan kemanusiaan yang semakin mendalam di seluruh negeri.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi