Barcelona harus mengakui keunggulan Girona setelah takluk 1-2 dalam laga lanjutan pekan ke-24 Liga Spanyol. Pertandingan sengit ini berlangsung di Stadion Municipal de Montilivi pada Selasa (17/2) dini hari WIB. Hasil ini membuat Barcelona gagal menggeser Real Madrid dari puncak klasemen sementara.
Kekalahan dramatis tersebut terjadi setelah Barcelona sempat unggul lebih dulu melalui gol Pau Cubarsi. Namun, Girona berhasil membalikkan keadaan dengan gol dari Thomas Lemar dan Fran Beltran. Kemenangan ini membawa Girona menjauh dari zona degradasi.
Dengan hasil ini, tim asuhan Hansi Flick tertahan di peringkat kedua dengan 58 poin. Mereka kini terpaut dua angka dari Real Madrid yang sebelumnya meraih kemenangan 4-1 atas Real Sociedad. Sementara itu, Girona naik ke peringkat 12 dengan 29 poin.
Advertisement
Advertisement
Jalannya Pertandingan Babak Pertama: Peluang Emas yang Gagal
Sejak awal laga, Barcelona menunjukkan inisiatif untuk menekan pertahanan lawan. Namun, Girona tidak hanya bertahan, melainkan juga berulang kali melancarkan serangan balik yang merepotkan lini belakang tim tamu. Pertandingan berjalan dengan tempo cukup tinggi.
Peluang emas bagi Blaugrana datang menjelang akhir babak pertama. Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak penalti Girona. Lamine Yamal maju sebagai eksekutor penalti, mengambil tendangan ke sisi kanan gawang.
Sayangnya, tendangan Lamine Yamal hanya membentur tiang gawang, membuat Barcelona gagal memimpin. Kiper Girona, Paulo Gazzaniga, sebenarnya tidak mampu menebak arah bola. Keberuntungan masih berpihak kepada tuan rumah, sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Advertisement
Advertisement
Babak Kedua Penuh Drama: Gol Balasan Cepat dan Penentu Kemenangan
Memasuki babak kedua, Barcelona akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-59. Bek muda Pau Cubarsi yang ikut membantu serangan sukses menyundul bola kiriman Jules Kounde. Gol ini membawa tim tamu unggul 1-0 dan membuka harapan untuk meraih poin penuh.
Namun, keunggulan Barcelona hanya bertahan sangat singkat, yakni tiga menit saja. Girona segera menyamakan kedudukan melalui Thomas Lemar pada menit ke-62. Gol ini bermula dari pergerakan cepat Vladyslav Vanat di sisi kanan.
Umpan mendatar Vanat sempat diblok, tetapi bola kembali ke kakinya. Vanat kemudian mengirimkan umpan silang ke depan gawang yang langsung disambut Lemar tanpa kawalan. Ia berhasil menaklukkan kiper Joan Garcia, mengubah skor menjadi 1-1.
Advertisement
Pertandingan semakin sengit hingga memasuki menit-menit akhir. Girona akhirnya berhasil berbalik unggul pada menit ke-87 melalui gol Fran Beltran. Gol penentu kemenangan ini berawal dari pressing ketat di area pertahanan Barcelona.
Setelah berhasil merebut bola, Girona langsung melancarkan serangan balik cepat. Joel Roca mengirim umpan kepada Beltran, yang kemudian melepaskan tembakan akurat ke gawang. Meskipun pemain Barcelona sempat melayangkan protes karena menganggap Jules Kounde dilanggar, wasit tetap mengesahkan gol tersebut. Skor 2-1 untuk Girona bertahan hingga laga usai.
Advertisement
Dampak Kekalahan bagi Barcelona dan Girona
Kekalahan ini memiliki dampak signifikan bagi Barcelona dalam perburuan gelar Liga Spanyol. Tim asuhan Hansi Flick kini tertahan di peringkat kedua klasemen dengan total 58 poin. Mereka terpaut dua angka dari pemuncak klasemen, Real Madrid, yang berhasil meraih kemenangan di pertandingan lain.
Situasi ini menempatkan Barcelona dalam posisi yang lebih sulit untuk mengejar gelar juara. Mereka perlu segera bangkit dan meraih hasil positif di pertandingan berikutnya. Fokus tim akan tertuju pada konsistensi performa.
Di sisi lain, kemenangan dramatis ini menjadi sangat penting bagi Girona. Hasil positif ini membawa mereka menjauh dari zona degradasi. Girona kini menempati peringkat ke-12 klasemen sementara dengan total 29 poin.
Advertisement
Kemenangan atas tim sekelas Barcelona tentu meningkatkan moral dan kepercayaan diri para pemain Girona. Mereka menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dan meraih hasil terbaik. Ini adalah langkah penting dalam upaya mereka bertahan di divisi teratas.
- Girona (4-2-3-1): Paulo Gazzaniga; Hugo Rincon, Vitor Reis, Daley Blind, Arnau Martinez; Axel Witsel, Ivan Martin; Viktor Tsygankov, Thomas Lemar (Fran Beltran 68’), Bryan Gil (Joel Roca 68’); Vladyslav Vanat (Claudio Echeverri 74’)
- Barcelona (4-3-3): Joan Garcia; Jules Kounde, Pau Cubarsi, Eric Garcia (Ronald Araujo 73’), Gerard Martin (Alejandro Balde 63’); Fermin Lopez, Frenkie de Jong, Dani Olmo (Marc Bernal 80’); Lamine Yamal, Ferran Torres (Robert Lewandowski 73’), Raphinha (Roony Bardghji 63’)
Sumber: AntaraNews
Advertisement