Komunitas pelaku pariwisata dari berbagai organisasi berkolaborasi membersihkan serta merenovasi masjid yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tengah. Aksi ini bertujuan membantu pemulihan rumah ibadah menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, memberikan harapan baru bagi masyarakat setempat. Inisiatif mulia ini menunjukkan kepedulian sektor pariwisata terhadap masyarakat yang terdampak musibah.
Masjid yang menjadi fokus utama renovasi adalah Masjid Arafah yang berlokasi di Desa Kala Segi, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Masjid ini merupakan salah satu fasilitas umum vital yang mengalami kerusakan signifikan akibat bencana hidrometeorologi. Kegiatan ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi masjid secara optimal sebagai pusat kegiatan keagamaan bagi warga setempat.
Apri Al Amin, koordinator komunitas pelaku pariwisata lintas organisasi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan konkret untuk pemulihan keagamaan pascabencana. Sekitar 50 relawan dari berbagai latar belakang turut serta dalam kegiatan pembersihan dan renovasi. Mereka bekerja sama secara sukarela untuk memastikan masjid siap digunakan kembali oleh masyarakat dengan nyaman dan aman.
Advertisement
Advertisement
Solidaritas Komunitas Pariwisata untuk Aceh Tengah
Puluhan relawan dari komunitas pelaku pariwisata, termasuk anggota Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Aceh, aktif terlibat dalam kegiatan renovasi. Mereka fokus membersihkan area penting seperti kamar mandi, tempat wudhu, dan ruangan shalat di Masjid Arafah. Selain itu, beberapa bagian masjid yang memerlukan perbaikan juga mendapatkan pengecatan untuk memperbarui tampilannya agar lebih representatif.
Apri Al Amin, yang juga menjabat sebagai Ketua ASPPI Aceh, menjelaskan bahwa Masjid Arafah menjadi salah satu bangunan yang terdampak parah oleh bencana hidrometeorologi. Bencana tersebut melanda wilayah Aceh pada akhir November 2025, menyebabkan kerusakan luas di berbagai sektor. Kehadiran komunitas pariwisata di lokasi bencana merupakan wujud nyata dukungan untuk percepatan pemulihan Kabupaten Aceh Tengah secara menyeluruh.
Kabupaten Aceh Tengah sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi pariwisata andalan di Aceh dengan keindahan alamnya. Banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke daerah ini sebelum terjadinya bencana hidrometeorologi. Oleh karena itu, pemulihan infrastruktur dan fasilitas umum seperti masjid menjadi sangat penting untuk mengembalikan daya tarik pariwisata daerah serta kehidupan sosial masyarakat.
Advertisement
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik bangunan, tetapi juga pada penguatan semangat kebersamaan dan gotong royong. Para relawan bekerja dengan penuh dedikasi, menunjukkan bahwa sektor pariwisata memiliki peran lebih dari sekadar ekonomi. Mereka juga menjadi agen perubahan dan pemulihan sosial di tengah masyarakat yang sedang berduka.
Advertisement
Dukungan Pemulihan dan Bantuan Kemanusiaan
Selain melakukan pembersihan dan renovasi masjid, komunitas pariwisata juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan. Mereka menyerahkan perlengkapan shalat esensial seperti sajadah dan kitab suci Al Quran kepada masyarakat setempat yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan spiritual warga, terutama menjelang bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Tidak hanya itu, paket donasi berupa alat tulis juga disalurkan kepada anak-anak di Desa Kala Segi yang terdampak bencana. Bantuan ini menunjukkan perhatian komunitas terhadap pendidikan dan kesejahteraan generasi muda di wilayah tersebut. Sebelumnya, komunitas pariwisata dari lintas organisasi juga telah menyalurkan bantuan logistik penting kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tengah.
Apri Al Amin berharap bahwa bantuan logistik, renovasi masjid, dan perlengkapan lainnya dapat meringankan beban masyarakat. Upaya percepatan pemulihan bencana di Provinsi Aceh terus didukung penuh oleh komunitas ini. Solidaritas dan kolaborasi antar berbagai pihak menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pascabencana dan membangun kembali daerah yang terdampak.
Advertisement
Inisiatif ini juga menjadi contoh inspiratif bagaimana berbagai sektor dapat bersinergi dalam penanganan pascabencana. Komunitas pariwisata menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam mempromosikan destinasi, tetapi juga dalam membangun kembali komunitas. Hal ini memperkuat ikatan sosial dan memupuk rasa persatuan di antara warga Aceh Tengah.
Sumber: AntaraNews