TNI Pulihkan Sekolah Pasca-Bencana di Tapanuli Selatan, Aktivitas Belajar Kembali Normal

Satgas Kodim 0212/Tapanuli Selatan berhasil **TNI Pulihkan Sekolah Pasca-Bencana** di SD Muhammadiyah dan TK ABA, memastikan kegiatan belajar mengajar kembali normal setelah terdampak bencana.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
TNI Pulihkan Sekolah Pasca-Bencana di Tapanuli Selatan, Aktivitas Belajar Kembali Normal
Satgas Kodim 0212/Tapanuli Selatan berhasil **TNI Pulihkan Sekolah Pasca-Bencana** di SD Muhammadiyah dan TK ABA, memastikan kegiatan belajar mengajar kembali normal setelah terdampak bencana. (AntaraNews)

Satuan Tugas (Satgas) Komando Distrik Militer (Kodim) 0212/Tapanuli Selatan (TS) telah berhasil memulihkan aktivitas belajar mengajar di SD Muhammadiyah dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA). Pemulihan ini dilakukan di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, setelah wilayah tersebut dilanda bencana alam. Kegiatan ini memastikan para siswa dapat kembali menempuh pendidikan dengan aman dan nyaman.

Pembersihan fasilitas pendidikan ini merupakan bagian dari komitmen Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan dan jajarannya untuk membantu masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan pada Jumat. Upaya ini bertujuan mempercepat pemulihan pasca-bencana di daerah terdampak.

Dengan selesainya pembersihan menyeluruh, SD Muhammadiyah dan TK ABA kini dapat digunakan kembali secara normal untuk kegiatan belajar mengajar. Kehadiran Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) menunjukkan keseriusan TNI AD dalam mendukung pemulihan sarana pendidikan. Ini demi menjamin keamanan serta kenyamanan para siswa dalam melanjutkan proses belajar.

Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menegaskan bahwa TNI akan terus hadir membantu masyarakat, termasuk memastikan sekolah dan fasilitas umum lainnya dapat segera difungsikan kembali. Tujuannya agar aktivitas warga, khususnya pendidikan, dapat berjalan normal. Komitmen ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap keberlangsungan pendidikan anak bangsa pasca-bencana.

Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) dari TNI AD secara aktif terlibat dalam upaya pemulihan ini. Mereka fokus pada perbaikan dan pembersihan sarana pendidikan yang terdampak. Langkah ini diambil untuk meminimalisir dampak bencana terhadap proses belajar mengajar.

Keberadaan personel TNI di lokasi bencana bukan hanya untuk tanggap darurat, tetapi juga berlanjut hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Ini termasuk memastikan lingkungan sekolah aman dan layak bagi siswa. Proses pemulihan ini dilakukan dengan cermat dan terkoordinasi.

Kegiatan pembersihan SD Muhammadiyah dan TK ABA melibatkan berbagai pihak, menunjukkan sinergi yang kuat antarlembaga. Personel Komando Rayon Militer (Koramil) 03/Sipirok turut serta dalam kegiatan ini. Selain itu, personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Batalyon Artileri Medan (Yon Armed) 2/KS juga memberikan dukungan.

Tidak hanya dari unsur TNI, pembersihan ini juga melibatkan personel Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sipirok. Dukungan dari komponen masyarakat setempat juga sangat berperan penting. Kolaborasi lintas unsur ini bertujuan mempercepat pemulihan sarana pendidikan.

Personel gabungan tersebut secara gotong royong membersihkan material lumpur yang masuk ke ruang kelas. Dinding sekolah yang terdampak genangan air juga turut dibersihkan. Pekarangan serta lingkungan sekitar sekolah ditata rapi kembali agar aman digunakan oleh para siswa.

SD Muhammadiyah dan TK ABA yang berada dalam satu yayasan serta menempati lokasi yang sama, memungkinkan proses pembersihan dilakukan secara terpadu. Setelah seluruh area dinyatakan bersih, para siswa kembali aktif mengikuti kegiatan belajar seperti sediakala. Hal ini memastikan aktivitas belajar dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi