Pemkot Pariaman dan BBPOM Perketat Uji Keamanan Jajanan Sekolah Demi Kesehatan Siswa

Pemerintah Kota Pariaman berkolaborasi dengan BBPOM Padang intensifkan uji keamanan jajanan sekolah, memastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi siswa bebas dari zat berbahaya demi masa depan generasi penerus.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Pariaman dan BBPOM Perketat Uji Keamanan Jajanan Sekolah Demi Kesehatan Siswa
Pemerintah Kota Pariaman berkolaborasi dengan BBPOM Padang intensifkan uji keamanan jajanan sekolah, memastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi siswa bebas dari zat berbahaya demi masa depan generasi penerus. (AntaraNews)

Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat, bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang, secara aktif melakukan uji keamanan jajanan siswa di lingkungan sekolah. Kegiatan ini bertujuan utama untuk memastikan seluruh makanan dan minuman yang dijual aman dikonsumsi oleh para pelajar. Inisiatif kolaboratif ini merupakan langkah konkret Pemkot Pariaman dalam menjaga kesehatan generasi muda di daerah tersebut.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menegaskan bahwa kesehatan anak-anak adalah prioritas utama pemerintah daerah. Melalui pengawasan ketat bersama BBPOM, pihaknya bertekad memastikan jajanan di sekitar sekolah hanya menyediakan produk yang sehat, bergizi, dan bebas dari bahan berbahaya. Uji sampel ini dilaksanakan secara berkala menggunakan laboratorium keliling BBPOM untuk efisiensi dan jangkauan yang luas.

Pengujian yang dilakukan pada Kamis (12/2) di SDN 08 Kampung Jawa, Kota Pariaman, berfokus pada deteksi zat-zat berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil yang dapat mengganggu kesehatan siswa jika dikonsumsi jangka panjang. Kolaborasi antara Pemkot Pariaman dan BBPOM ini diharapkan dapat menjamin jajanan yang dikonsumsi siswa tidak mengandung zat yang mengancam masa depan mereka.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyatakan komitmen Pemkot untuk terus berkolaborasi dengan BBPOM dalam memastikan keamanan pangan anak-anak di lingkungan sekolah. Pengawasan ini tidak hanya terbatas pada satu sekolah, melainkan akan menyasar seluruh satuan pendidikan di Kota Pariaman. Langkah ini diambil untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi tumbuh kembang siswa.

Kegiatan uji keamanan jajanan sekolah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Pariaman untuk melindungi konsumen, khususnya anak-anak. Jika BBPOM menemukan pedagang yang menjual jajanan mengandung zat berbahaya, pihak terkait akan memberikan teguran serta pembinaan intensif agar kejadian serupa tidak terulang. Pembinaan ini bertujuan agar kejadian serupa tidak terulang dan pedagang dapat memahami pentingnya standar keamanan pangan.

Kepala BBPOM di Padang, Martin Suhendri, menjelaskan bahwa kehadiran BBPOM di masyarakat bukan sekadar untuk melakukan penindakan. Namun, lebih dari itu, BBPOM berupaya memastikan hak masyarakat atas pangan yang aman, bermutu, dan bergizi tetap terpenuhi. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah dan instansi terkait dalam memberikan rasa aman bagi seluruh warga Pariaman.

Selain di lingkungan sekolah, Pemkot Pariaman dan BBPOM juga berencana untuk melakukan beberapa uji sampel di lokasi lain yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Pasar Pariaman dan Kampung Oleh-oleh di Kelurahan Kampung Perak akan menjadi target pengujian selanjutnya. Perluasan cakupan ini menunjukkan keseriusan Pemkot dalam menjamin keamanan pangan di seluruh lini.

Wali Kota berharap, dengan pengawasan yang menyeluruh ini, tidak saja dapat menjamin keselamatan kesehatan generasi penerus di Pariaman. Namun, juga dapat memberikan rasa nyaman dan kepercayaan kepada orang tua siswa terkait jajanan yang dikonsumsi anak-anak mereka. Transparansi hasil uji dan tindakan pembinaan akan menjadi kunci keberhasilan program ini.

Martin Suhendri juga mengimbau para pelaku usaha untuk terus konsisten menerapkan standar keamanan pangan yang berlaku. Sementara itu, masyarakat dianjurkan untuk selalu melakukan CEK KLIK sebelum membeli makanan. CEK KLIK meliputi mengecek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa produk, sebagai langkah preventif untuk melindungi diri dari produk tidak aman.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi