Konser Westlife "A Gala Evening" di Tangerang Pukau Ribuan Penonton dalam Balutan Nostalgia

Ribuan Westlifer larut dalam kenangan manis saat grup idola mereka, Westlife, sukses menggelar konser "A Gala Evening" di Tangerang, Banten. Momen nostalgia ini tak terlupakan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Konser Westlife "A Gala Evening" di Tangerang Pukau Ribuan Penonton dalam Balutan Nostalgia
Ribuan Westlifer larut dalam kenangan manis saat grup idola mereka, Westlife, sukses menggelar konser "A Gala Evening" di Tangerang, Banten. Momen nostalgia ini tak terlupakan. (AntaraNews)

Grup musik legendaris asal Irlandia, Westlife, sukses memukau ribuan penggemar dalam konser bertajuk "A Gala Evening" pada Selasa (10/2) malam. Pertunjukan penuh nostalgia ini berlangsung meriah di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten.

Para Westlifer, sebutan akrab bagi penggemar setia grup ini, larut dalam suasana hangat dan penuh kenangan sejak awal acara. Mereka diajak kembali ke era akhir 90-an dan awal 2000-an melalui alunan lagu-lagu hits yang populer.

Konser ini menjadi ajang reuni emosional bagi banyak penonton, di mana Shane Filan, Nicky Byrne, dan Kian Egan tampil energik. Meskipun tanpa Mark Feehily yang masih dalam masa pemulihan, penampilan mereka tetap megah dengan iringan orkestra.

Sorakan riuh menyambut Shane Filan, Nicky Byrne, dan Kian Egan saat mereka membuka konser dengan lagu "World of Our Own." Shane bahkan menyapa penggemar dengan hangat, "Hello Jakarta! Aku cinta kamu," dalam bahasa Indonesia yang fasih.

Penampilan dilanjutkan dengan "If I Let You Go", yang seketika mengubah area konser menjadi arena karaoke massal. Ribuan suara Westlifer bersatu padu menyanyikan setiap lirik lagu kesayangan mereka.

Suasana semakin memanas ketika "Bop Bop Baby" dan "When You’re Looking Like That" dibawakan. Interaksi antar anggota Westlife dan penggemar menciptakan ikatan yang kuat sepanjang malam.

Konser Westlife "A Gala Evening" ini benar-benar membawa penonton dalam perjalanan waktu. Lagu-lagu seperti "Mandy" dan "I Have a Dream" membuat banyak penonton memejamkan mata, hanyut dalam memori pribadi mereka.

Kian Egan sempat melontarkan candaan ringan tentang usia lagu-lagu mereka dan para penggemar. "Lagu ini dari album awal-awal kami, lagu ini sudah tua sekali, sama sepertiku," ujarnya, disambut tawa penonton.

Kemudian ia melanjutkan, "Hei jangan tertawa, jika saya tua, kalian juga tua," sebelum membawakan "What Makes a Man." Momen ini menambah keakraban antara grup dan penggemar.

Westlife juga memberikan sentuhan berbeda dengan membawakan "Uptown Girl" dan sentuhan jazz lewat "Ain’t That a Kick in the Head" serta "Mack the Knife," menunjukkan versatilitas musikal mereka.

Menjelang akhir pertunjukan, lagu-lagu balada yang sangat dinanti seperti "Flying Without Wings", "My Love", "What About Now", dan "You Raise Me Up" dibawakan dengan penuh penghayatan. Para penonton ikut bernyanyi, menciptakan paduan suara yang indah.

Total 19 lagu dibawakan Westlife sepanjang malam, menjadikan konser "A Gala Evening" sebuah perayaan. Konser ini tidak hanya menampilkan musik, tetapi juga merayakan perjalanan hidup banyak orang yang diiringi lagu-lagu mereka.

Westlife mengakhiri malam yang tak terlupakan ini dengan lagu "Swear It Again," meninggalkan kesan mendalam bagi setiap Westlifer yang hadir. Konser ini sukses menjadi pengobat rindu bagi para penggemar setia.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi