Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana di Aceh dengan membangun 20 sumur bor air bersih. Pembangunan infrastruktur vital ini dilakukan sebagai solusi berkelanjutan untuk memastikan ketersediaan air layak konsumsi. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari kesiapan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Sumur bor yang dibangun HIMPERRA dilengkapi dengan sistem reverse osmosis (RO), sebuah teknologi canggih untuk menghasilkan air minum berkualitas. Keberadaan sistem ini bertujuan agar masyarakat dapat langsung mengakses air yang layak konsumsi. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi risiko penyakit yang kerap muncul akibat buruknya sanitasi setelah bencana banjir melanda.
Ketua Umum DPP HIMPERRA, Ari Tri Priyono, menjelaskan bahwa 20 titik sumur bor tersebut tersebar di lokasi-lokasi strategis di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Barat. Aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral HIMPERRA sebagai bagian dari masyarakat. HIMPERRA tidak hanya fokus pada pembangunan rumah, tetapi juga peduli terhadap kehidupan di dalamnya.
Advertisement
Advertisement
Pembangunan 20 sumur bor berteknologi RO di wilayah terdampak bencana di Aceh merupakan prioritas utama HIMPERRA. Infrastruktur ini dirancang untuk menyediakan akses air bersih yang aman dan berkelanjutan bagi ribuan warga. Ketersediaan air layak konsumsi sangat krusial, terutama setelah bencana banjir yang seringkali merusak fasilitas sanitasi dan sumber air.
Sistem reverse osmosis (RO) yang terintegrasi pada setiap sumur bor memastikan kualitas air yang dihasilkan memenuhi standar layak minum. Hal ini secara signifikan mengurangi potensi penyebaran penyakit berbasis air yang rentan terjadi pasca-bencana. HIMPERRA berharap, dengan adanya fasilitas ini, masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk ibadah Ramadan, dengan lebih tenang dan sehat.
Ari Tri Priyono menegaskan bahwa kolaborasi antara DPP dan seluruh DPD HIMPERRA se-Indonesia menjadi kunci keberhasilan program ini. Upaya bersama ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan fisik dan psikologis masyarakat Aceh. Tujuannya agar mereka dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih nyaman.
Advertisement
Advertisement
Selain fokus pada penyediaan air bersih, HIMPERRA juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan lain untuk meringankan beban masyarakat terdampak banjir di Aceh. Sebanyak 1.000 paket sembako telah didistribusikan kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan. Bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok selama menjalankan ibadah puasa.
Perhatian khusus juga diberikan pada pemulihan sarana ibadah yang rusak akibat bencana. HIMPERRA melakukan perbaikan dan perawatan fisik bangunan masjid serta musala. Selain itu, bantuan dana operasional rumah ibadah, penyaluran Al-Quran, dan paket kurma turut diberikan. Semua ini bertujuan untuk mendukung aktivitas ibadah masyarakat selama Ramadan.
Penyaluran seluruh bantuan ini dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan baik. HIMPERRA bekerja sama dengan DPD HIMPERRA Provinsi Aceh, pemerintah daerah setempat, serta tokoh masyarakat. Koordinasi yang erat ini memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal bagi para korban banjir.
Advertisement
Advertisement
Sebagai organisasi pengembang perumahan, HIMPERRA memiliki komitmen kuat dalam mendukung penyediaan hunian layak dan terjangkau di seluruh Indonesia. Sepanjang tahun 2025, HIMPERRA telah berhasil merealisasikan pembangunan sebanyak 50 ribu unit rumah. Dari jumlah tersebut, 37.593 unit merupakan rumah subsidi, dan sisanya adalah rumah komersial di berbagai wilayah.
Untuk tahun 2026, HIMPERRA menargetkan pembangunan sebanyak 75 ribu unit rumah. Rincian target ini mencakup 60 ribu unit rumah subsidi dan 15 ribu unit rumah komersial. Target ambisius ini sejalan dengan misi organisasi untuk mengatasi backlog perumahan dan memastikan lebih banyak masyarakat memiliki akses terhadap hunian yang layak.
Sumber: AntaraNews
Advertisement