Manajemen Arema FC secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan bek tengah asing, Odivan Koerich, pada Rabu (4/2) di Kota Malang, Jawa Timur. Keputusan ini diambil setelah serangkaian evaluasi menyeluruh terhadap performa tim selama putaran pertama BRI Super League 2025/2026. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan bahwa langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan komposisi skuad.
Perpisahan ini menandai berakhirnya kiprah Odivan Koerich bersama tim berjuluk Singo Edan yang baru bergabung di awal musim ini. Pemain asal Brasil tersebut didatangkan untuk memperkuat lini pertahanan Arema FC. Yusrinal Fitriandi mengungkapkan terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme yang telah ditunjukkan Odivan selama ini.
Evaluasi paruh musim menjadi dasar utama keputusan ini, dengan harapan Arema FC dapat tampil lebih kompetitif di sisa kompetisi. Tim Singo Edan bertekad untuk terus melakukan pembenahan demi mencapai target yang telah ditetapkan. Pertandingan melawan Persijap Jepara menjadi laga terakhir bagi Odivan Koerich bersama Arema FC.
Advertisement
Advertisement
Keputusan manajemen Arema FC untuk tidak melanjutkan kontrak Odivan Koerich murni didasarkan pada hasil evaluasi performa tim sepanjang putaran pertama BRI Super League 2025/2026. Yusrinal Fitriandi menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing tim. Arema FC berkomitmen untuk terus berbenah demi mencapai hasil maksimal.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme dari Odivan," kata Yusrinal di Kota Malang, Jawa Timur. Ia menambahkan bahwa "Keputusan ini merupakan hasil evaluasi paruh musim dengan tujuan memaksimalkan komposisi tim agar lebih kompetitif di lanjutan Super League." Hal ini menunjukkan fokus manajemen pada peningkatan kualitas skuad.
Odivan Koerich, yang didatangkan pada awal musim, diplot sebagai pilar di sektor pertahanan. Namun, dengan berakhirnya kerja sama ini, Arema FC kini akan mencari opsi lain untuk mengisi posisi bek tengah. Manajemen berharap Odivan dapat meraih kesuksesan di perjalanan karirnya selanjutnya.
Advertisement
Advertisement
Selama berseragam Arema FC, Odivan Koerich tercatat hanya tampil dalam delapan pertandingan dengan total 475 menit bermain. Bek berusia 26 tahun ini kerap kalah bersaing dengan pemain belakang lainnya untuk mendapatkan tempat di tim inti. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang turut dipertimbangkan dalam evaluasi manajemen.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, bahkan lebih sering memilih untuk menarik mundur gelandang bertahan Julian Guevara untuk mengisi posisi bek tengah. Julian Guevara berduet dengan Luiz Gustavo, yang saat ini masih absen karena cedera. Situasi ini semakin memperkecil kesempatan Odivan untuk menunjukkan kemampuannya secara konsisten.
Kedatangan mantan bek Tim Nasional Indonesia, Hansamu Yama Pranata, dengan status pinjaman dari Persija Jakarta, juga menambah ketatnya persaingan di lini belakang Arema FC. Hansamu Yama diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pertahanan Singo Edan. Perubahan komposisi ini menunjukkan upaya tim untuk memperkuat lini belakang.
Advertisement
Pertandingan terakhir Odivan bersama Arema FC terjadi pada Senin (2/2) melawan Persijap Jepara di Stadion Kanjuruhan. Pada laga yang dimenangkan Arema FC 1-0, Odivan masuk di menit ke-53 menggantikan Julian Guevara. Meskipun demikian, kontribusinya selama ini tetap diapresiasi oleh manajemen.
Advertisement
Manajemen Arema FC menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan tim secara berkelanjutan. Tujuannya adalah demi mencapai target yang telah ditetapkan pada sisa kompetisi musim ini. Fokus utama adalah memaksimalkan komposisi tim agar lebih bisa bersaing di lanjutan Super League.
Saat ini, Arema FC berada di urutan ke-11 klasemen Super League dengan mengumpulkan 24 poin dari 19 pertandingan. Posisi ini tentu menjadi motivasi bagi tim untuk terus meningkatkan performa. Mereka akan menghadapi laga tandang berat melawan tim peringkat ketiga Persija Jakarta pada Minggu (8/2).
Yusrinal Fitriandi berharap perpisahan dengan Odivan Koerich ini akan membawa dampak positif bagi tim. Arema FC bertekad untuk tampil lebih solid dan meraih hasil maksimal di setiap pertandingan. Pembenahan skuad diharapkan dapat mengantarkan Singo Edan menuju posisi yang lebih baik di klasemen akhir.
Advertisement
Sumber: AntaraNews