Ambisi Hector Souto: Timnas Futsal Indonesia Bidik Sejarah Semifinal Piala Asia

Pelatih Hector Souto bertekad membawa Timnas Futsal Indonesia lolos ke semifinal Piala Asia untuk pertama kalinya, setelah berhasil menjadi juara grup dan akan menghadapi Vietnam di perempat final.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ambisi Hector Souto: Timnas Futsal Indonesia Bidik Sejarah Semifinal Piala Asia
Pelatih Hector Souto bertekad membawa Timnas Futsal Indonesia lolos ke semifinal Piala Asia untuk pertama kalinya, setelah berhasil menjadi juara grup dan akan menghadapi Vietnam di perempat final. (AntaraNews)

Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, menyatakan ambisi besar untuk mengukir sejarah dengan membawa skuad Garuda mencapai semifinal Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya. Target ini diusung setelah Indonesia berhasil mengamankan tiket perempat final sebagai juara Grup A. Pencapaian ini diraih usai bermain imbang 1-1 melawan Irak pada Sabtu lalu di Indonesia Arena, Jakarta.

Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia sempat unggul lebih dulu melalui gol Samuel Eko. Namun, kiper Irak, Haedr Majed, berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua, mengakhiri laga dengan skor 1-1. Hasil ini memastikan Indonesia memuncaki Grup A dengan tujuh poin dan selisih delapan gol, unggul dari Irak yang juga mengoleksi tujuh poin namun dengan selisih empat gol.

Dengan hasil ini, Indonesia akan menghadapi rival kuat, Vietnam, dalam laga perempat final yang dijadwalkan pada Selasa (3/1). Souto optimistis, menilai tekanan justru berada di pihak lawan yang memiliki pengalaman lebih banyak di turnamen AFC. "Kami tidak punya apa-apa untuk kehilangan. Jika ada yang merasakan tekanan, itu Vietnam karena mereka sudah beberapa kali ke semifinal," tegas Souto, menekankan bahwa timnya siap memberikan yang terbaik.

Souto menepis anggapan bahwa timnya bermain lebih bertahan saat menghadapi Irak, khususnya di babak kedua. Ia menjelaskan bahwa strategi bertahan diterapkan secara situasional, terutama ketika Irak menerapkan power play untuk mengejar peringkat pertama grup. Timnas Futsal Indonesia berupaya keras mengamankan posisi puncak grup, sebuah pencapaian yang jarang terjadi di kejuaraan Asia.

Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa saat bermain empat melawan empat, timnya justru menerapkan permainan menyerang. Keputusan untuk bertahan di area 12 meter saat Irak melakukan power play adalah langkah taktis. Hal ini dilakukan karena posisi anchor lawan yang terlalu jauh untuk dikejar dapat membuka ruang di lini belakang Indonesia.

Disiplin dalam bertahan menjadi kunci bagi Timnas Futsal Indonesia untuk membatasi ancaman dari Irak. Souto mengamati bahwa lawan banyak melakukan tembakan dari jarak jauh, menunjukkan bahwa pertahanan Indonesia berhasil meminimalisir peluang berbahaya. "Hari ini mereka hanya banyak menembak dari jarak jauh. Kami tidak memberikan terlalu banyak masalah kepada mereka," ujarnya.

Meskipun demikian, Souto mengakui bahwa gol yang bersarang ke gawang Indonesia terjadi akibat kesalahan sendiri. Ia menyebut kejadian tersebut sebagai "sedikit bodoh" dan menjadi pelajaran penting bagi tim untuk tidak terlalu turun ke dalam saat bertahan.

Laga perempat final melawan Vietnam diprediksi akan berlangsung ketat, mengingat rivalitas kuat antarnegara di Asia Tenggara. Souto menyoroti bahwa di kawasan ini, tim-tim seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Indonesia memiliki kemampuan untuk saling mengalahkan. Hal ini menambah tensi pertandingan yang akan datang.

Meskipun Vietnam memiliki pengalaman lebih banyak di semifinal turnamen AFC, Souto melihat ini sebagai keuntungan bagi Indonesia. "Jika ada yang merasakan tekanan, itu Vietnam karena mereka sudah beberapa kali ke semifinal," jelasnya. Pendekatan ini bertujuan untuk mengurangi beban mental pada pemain Indonesia.

Fokus utama Timnas Futsal Indonesia saat ini adalah persiapan maksimal untuk pertandingan krusial tersebut. Souto menegaskan bahwa seluruh tim sedang mempersiapkan diri dengan serius demi mencapai target berikutnya. "Tujuan kami sekarang adalah melangkah ke semifinal," pungkasnya, menunjukkan tekad kuat skuad Garuda.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi