LavAni Tak Terbendung, Raih Kemenangan Beruntun Kelima di Proliga 2026

Jakarta LavAni Livin’ Transmedia kembali menunjukkan dominasinya dengan menundukkan Medan Falcons 3-0, menandai kemenangan kelima beruntun di Proliga 2026 dan memperkuat posisi mereka menuju final four.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
LavAni Tak Terbendung, Raih Kemenangan Beruntun Kelima di Proliga 2026
Jakarta LavAni Livin’ Transmedia kembali menunjukkan dominasinya dengan menundukkan Medan Falcons 3-0, menandai kemenangan kelima beruntun di Proliga 2026 dan memperkuat posisi mereka menuju final four. (AntaraNews)

Tim putra Jakarta LavAni Livin’ Transmedia berhasil melanjutkan tren positif mereka di ajang Proliga 2026. Mereka sukses meraih kemenangan kelima secara beruntun setelah menaklukkan Medan Falcons Tirta Bhagasasi. Pertandingan ini berlangsung sengit pada laga pembuka putaran kedua kompetisi voli nasional.

Laga krusial tersebut digelar di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Sabtu malam, 31 Januari 2026. LavAni tampil perkasa di hadapan pendirinya, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Kemenangan ini mempertegas status LavAni sebagai salah satu kandidat kuat juara Proliga musim ini.

Dengan skor telak 3-0 (25-16, 25-22, 25-19), LavAni menunjukkan performa solid dan konsisten. Hasil ini menjadi modal penting bagi tim untuk melangkah ke babak selanjutnya. Mereka bertekad menjaga momentum positif ini hingga babak final four Proliga 2026.

Jakarta LavAni Livin’ Transmedia memulai pertandingan dengan formasi terbaiknya. Para pemain inti seperti Boy Arnes, Hendra Kurniawan, Malizi, dan Dio Zulkifli diturunkan sejak awal. Dua pemain asing andalan, Taylor Sander dan Dickinson Nathaniel, juga turut memperkuat tim dalam laga Proliga 2026 ini.

Meskipun sempat mendapat perlawanan di awal set pertama, LavAni segera mengendalikan jalannya permainan. Servis-servis menekan menjadi kunci untuk memecah konsentrasi lawan. Serangan cepat dan blok yang kokoh juga efektif meredam upaya serangan dari Medan Falcons.

Alhasil, LavAni berhasil mengamankan set pertama dengan skor meyakinkan 25-16. Pada set kedua, Medan Falcons mencoba melakukan perbaikan pada penerimaan bola servis dan variasi serangan. Namun, solidnya pertahanan LavAni kembali menjadi tembok penghalang.

Beberapa smes keras pemain Falcons berhasil diblok dengan baik oleh LavAni. Tim asal Jakarta ini kembali memenangkan set kedua dengan skor 25-22, semakin mendekatkan mereka pada kemenangan di Proliga 2026.

Asisten Pelatih Jakarta LavAni, Erwin Rusni, mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan ini. Ia menyatakan bahwa hasil positif ini merupakan modal berharga bagi timnya. Kemenangan ini sangat penting untuk menghadapi babak final four Proliga 2026 yang semakin dekat.

Rusni juga menjelaskan bahwa timnya telah belajar banyak dari pertemuan sebelumnya di putaran pertama. Saat itu, LavAni sempat kehilangan satu set dari Falcons. Oleh karena itu, mereka menurunkan pemain terbaik dan menerapkan strategi yang lebih matang kali ini.

Meskipun demikian, rotasi pemain tetap dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada semua anggota tim. Tujuannya adalah agar setiap pemain dapat merasakan atmosfer pertandingan. Hal ini juga bertujuan untuk membangun kesolidan tim yang lebih baik.

Pemain LavAni, Boy Arnes Arabi, menambahkan bahwa pertandingan melawan Medan Falcons sangat penting. Laga ini digunakan untuk meningkatkan kesolidan dan kekompakan tim. Ini adalah persiapan krusial menjelang babak empat besar Proliga 2026.

Pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno, mengakui keunggulan lawan. Ia menyebut LavAni bermain lebih rapi dan solid, baik dalam menyerang maupun bertahan. Kekuatan LavAni memang sulit diimbangi oleh timnya dalam laga Proliga 2026 ini.

Joko Sutrisno menyoroti momen di set ketiga ketika timnya sempat memimpin 8-5. Namun, mereka kehilangan momentum dan tertinggal jauh. LavAni berhasil mengejar dan berbalik unggul 16-12 melalui servis menekan yang berbuah ace.

Permasalahan utama Falcons, menurut Joko Sutrisno, terletak pada penerimaan bola (receive) yang kurang konsisten. "Tadi sebenarnya set ketiga sudah sempat unggul, tetapi kami kehilangan empat atau lima poin karena receive nggak jalan. Ini memang masih jadi masalah bagi tim kami," ujarnya.

Tim Medan Falcons perlu segera memperbaiki aspek ini jika ingin bersaing lebih ketat di sisa pertandingan Proliga 2026. Konsistensi dalam receive menjadi kunci untuk membangun serangan efektif dan menahan tekanan dari tim lawan yang kuat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi