TNI AD Kerahkan Alat Berat Percepat Pemulihan Lintas Gayo Lues-Aceh Timur Pasca Bencana

TNI AD terus mengoperasikan alat berat guna mempercepat **Pemulihan Lintas Gayo Lues-Aceh Timur** yang terdampak banjir dan longsor akhir 2025. Simak upaya pemerintah dan TNI dalam memulihkan akses vital ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
TNI AD Kerahkan Alat Berat Percepat Pemulihan Lintas Gayo Lues-Aceh Timur Pasca Bencana
TNI AD terus mengoperasikan alat berat guna mempercepat **Pemulihan Lintas Gayo Lues-Aceh Timur** yang terdampak banjir dan longsor akhir 2025. Simak upaya pemerintah dan TNI dalam memulihkan akses vital ini. (AntaraNews)

TNI Angkatan Darat mengerahkan sejumlah alat berat untuk memulihkan akses jalan lintas Gayo Lues-Aceh Timur. Pemulihan ini dilakukan menyusul bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir tahun 2025. Jalur tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat di beberapa desa, terutama di Kecamatan Pining.

Berdasarkan pantauan di lokasi, khususnya di ruas jalan Desa Pepelah, Kecamatan Pining, sebanyak tiga unit excavator dioperasikan oleh TNI AD. Alat berat tersebut bekerja membersihkan material tanah dan batu yang masih menutupi sebagian badan jalan. Proses perbaikan ini menunjukkan komitmen serius dalam mengembalikan fungsi jalan.

Masyarakat dari arah Blangkejeren dan Pining turut berpartisipasi, menunggu arahan dari personel TNI AD yang bertugas di lapangan. Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0113/Gayo Lues, Letnan Kolonel Artileri Medan Fran Desiapan Eka Saputra, sebelumnya telah memastikan tidak ada wilayah yang terisolasi total pascabencana akhir November 2025.

Upaya TNI AD Membuka Akses Vital

TNI Angkatan Darat terus berupaya keras memastikan **pemulihan lintas Gayo Lues-Aceh Timur** berjalan lancar. Pengerahan alat berat menjadi kunci utama dalam membersihkan sisa material longsor. Akses ini sangat krusial, khususnya bagi warga Kecamatan Pining yang mengandalkan jalur tersebut untuk aktivitas sehari-hari.

Meskipun sudah tidak ada wilayah yang terisolasi sepenuhnya, beberapa akses jalan masih menghadapi tantangan. Letkol Fran Desiapan Eka Saputra menjelaskan bahwa akses menuju Kecamatan Pining masih terbatas. Kendaraan roda dua dan roda empat berpenggerak ganda menjadi prioritas utama yang bisa melintas.

"Kecamatan Pining sampai sekarang kami masih mengusahakan untuk bisa terbuka akses jalannya," kata Letkol Fran. "Memang sudah terbuka, tetapi masih terbatas untuk muatan yang bisa dimuat. Jadi, sampai sekarang untuk akses Pining itu masih baru bisa kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat yang double gardan." Pernyataan ini menegaskan fokus pada pembukaan akses secara bertahap.

Komitmen Pemerintah untuk Pemulihan Cepat

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo turut menyoroti pentingnya percepatan pembersihan fasilitas umum. Pemulihan ini menjadi prioritas utama agar aktivitas sosial, ekonomi, dan pelayanan publik masyarakat Aceh dapat segera pulih. Pemerintah bertekad memastikan dampak bencana tidak berlarut-larut.

Dody Hanggodo menegaskan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat terdampak bencana. "Kita semua ingin memastikan masyarakat terdampak bencana tidak berlama-lama berada dalam kondisi sulit," ucap Dody. Pernyataan ini menunjukkan empati dan keseriusan pemerintah dalam penanganan pascabencana.

Sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah, didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum, diharapkan dapat mempercepat proses **pemulihan lintas Gayo Lues-Aceh Timur**. Langkah-langkah konkret ini bertujuan mengembalikan normalisasi kehidupan warga secepat mungkin.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi