Polres Tanimbar Gelar Latihan Pra Operasi, Perkuat Pemberantasan Premanisme

Polres Tanimbar di Maluku memperkuat kesiapan personelnya melalui latihan pra operasi. Langkah ini untuk memberantas premanisme dan menjaga ketertiban masyarakat, sekaligus menyambut Operasi Keselamatan Salawaku 2026.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polres Tanimbar Gelar Latihan Pra Operasi, Perkuat Pemberantasan Premanisme
Polres Tanimbar di Maluku memperkuat kesiapan personelnya melalui latihan pra operasi. Langkah ini untuk memberantas premanisme dan menjaga ketertiban masyarakat, sekaligus menyambut Operasi Keselamatan Salawaku 2026. (AntaraNews)

Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Tanimbar, Maluku, telah sukses menggelar latihan operasi kewilayahan. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan personel dalam memberantas aksi premanisme serta berbagai gangguan keamanan lainnya di wilayah hukumnya. Latihan ini merupakan bagian integral dari persiapan menyambut pelaksanaan Operasi Keselamatan Salawaku 2026.

Latihan praoperasi ini krusial untuk menyamakan persepsi dan cara bertindak seluruh personel di lapangan. Dengan demikian, penanganan premanisme dan pelanggaran dapat dilakukan secara tegas, terukur, dan sesuai prosedur yang berlaku. Ini menunjukkan komitmen kuat Polres Tanimbar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kabag Ops Polres Kepulauan Tanimbar AKP Hendrik Laisina menegaskan pentingnya latihan ini sebagai bekal bagi personel. Latihan ini memastikan setiap tindakan yang diambil profesional, humanis, dan tidak ragu menindak segala bentuk premanisme yang berpotensi mengganggu rasa aman masyarakat.

Kesiapan Polres Tanimbar Hadapi Premanisme

Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Keselamatan Salawaku 2026 ini diikuti oleh 28 personel yang terlibat dalam Surat Perintah Nomor: Sprin/199/I/OPS.1.3./2026. Kegiatan penting ini dipimpin oleh Kapolres Kepulauan Tanimbar yang diwakili oleh Kabag Ops AKP Hendrik Laisina, didampingi KBO Satlantas Iptu Pieter Din Patty dan Kanit Regident Ipda Eva O. Sagala.

Dalam arahannya, AKP Hendrik Laisina menekankan bahwa latihan ini menjadi bekal penting bagi personel. Tujuannya adalah agar personel dapat memahami target operasi, strategi bertindak, serta meminimalisir pelanggaran selama pelaksanaan operasi kewilayahan. Hal ini sejalan dengan upaya Polri secara nasional untuk memberantas premanisme yang meresahkan masyarakat dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Melalui latihan ini, seluruh personel diharapkan mampu bertindak profesional, humanis, dan tidak ragu menindak segala bentuk premanisme. Aksi premanisme berpotensi mengganggu rasa aman masyarakat dan menghambat iklim investasi di daerah. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Ruang Vicon Mapolres Kepulauan Tanimbar pada Jumat, 30 Januari 2026.

Strategi Operasional dan Penegakan Hukum

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa, laporan perwira, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, dilanjutkan dengan arahan pimpinan dan sesi pemaparan teknis yang mendalam.

Pada sesi inti, personel menerima paparan dari KBO Satlantas terkait strategi operasional di lapangan. Selain itu, terdapat paparan dari Kanit Gakkum Satlantas mengenai prosedur penegakan hukum, termasuk penanganan pelanggaran dan potensi aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. Ini memastikan setiap anggota memiliki pemahaman komprehensif tentang tugas dan tanggung jawab mereka.

Latihan Pra Operasi Keselamatan Salawaku 2026 berlangsung aman dan tertib, menegaskan kesiapan Polres Kepulauan Tanimbar. Operasi Keselamatan Salawaku 2026 sendiri akan difokuskan pada tindakan preemtif dan preventif melalui edukasi kepada masyarakat. Operasi ini direncanakan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 6 Februari hingga 19 Februari 2026, dengan tujuan menekan aksi premanisme serta menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi