Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menambah jumlah Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di Dinas Bina Marga. Langkah ini diambil guna memperkuat penanganan jalan berlubang di wilayah ibu kota yang meningkat selama musim penghujan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menyebut jumlah PJLP Dinas Bina Marga yang ada saat ini dinilai kurang akibat banyaknya PJLP yang memasuki masa pensiun.
"Secara khusus kami tadi juga memutuskan PJLP di Bina Marga yang berjumlah 1.400 memang dirasa kurang karena banyak yang pensiun. Saya dan Pak Wagub menyetujui untuk ditambah,"kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/1).
Selain itu, Pramono menyampaikan jumlah PJLP Dinas Bina Marga saat ini yang mencapai 1.400 orang dinilai sudah tidak mencukupi, terutama untuk mendukung perawatan jalan di Jakarta secara rutin, termasuk saat musim hujan.
"Secara khusus kepada Dinas Bina Marga, selain penanganan darurat untuk jalan juga diminta untuk perawatan jalan secara rutin tetap diadakan," ucapnya.
Kendati telah disepakati, Pramono menyebut bahwa jumlah tambahan PJLP untuk Dinas Bina Marga belum ditentukan. Penetapan kuota akan dibahas lebih lanjut oleh Dinas Bina Marga bersama jajaran terkait di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
"Kuotanya berapa nanti akan dihitung dan diputuskan oleh Bina Marga bersama asisten pembangunan dan Pak Sekda," katanya.
Advertisement
PJLP Fokus Tangani Jalan Berlubang
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo bilang, penambahan PJLP difokuskan untuk menangani persoalan jalan berlubang di seluruh wilayah Jakarta.
Ia merinci, dari total 1.400 PJLP yang dimiliki Dinas Bina Marga saat ini, hanya 755 orang yang secara khusus menangani perbaikan jalan berlubang di seluruh Jakarta.
Advertisement
Jalan Berlubang Bertambah
"Jadi kan kebutuhan PJLP kami saat ini, kami punya PJLP 1.400-an ya. Yang nanganin lubang itu cuma 755 se-Jakarta," ujar Heru.
Heru menyatakan, selama musim penghujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta, jumlah laporan soal jalan berlubang mengalami peningkatan signifikan. Hingga kini, Dinas Bina Marga telah menindaklanjuti ribuan titik kerusakan.
"Yang sudah kita tangani, udah kita TL (tindak lanjut) ada 6.000-an," katanya.