Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) melakukan redesain di tujuh titik lokasi banjir di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sebagai upaya mengurangi risiko banjir dan meningkatkan pengelolaan aliran air di wilayah terdampak.
Hal ini disampaikan Menteri PU Dody Hanggodo dalam rapat kerja bersama dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (27/1).
"Selain itu juga dapat kami laporkan terdapat tujuh titik lokasi banjir yang hari ini sudah kami mulai desain ulang, baik untuk penanganan cepat maupun penanganan secara permanen berkoordinasi dengan Pemda dan BPBD setempat," kata Dody.
"Baik itu di DAS aliran Sungai Cilamaya di Karawang atau di Cibeet maupun di Cikarang Bekasi, Cibunegara Subang dan di Citarum Hilir," sambungnya.
Advertisement
Turunkan 15 Alat Berat
Dalam kesempatan itu, Dody menyebut, dalam penanganan bencana tersebut pihaknya menurunkan 15 alat berat hingga tiga hidran.
"Dapat kami laporkan juga terkait bencana longsor yang baru saja terjadi di Kecamatan Cisarua, kami telah menurunkan kurang lebih 15 alat berat dan 3 unit hidran umum, 7 unit toilet, kemudian 7 unit pompa alkon kapasitas 16 liter per detik, serta 1 unit mobil tangki," sebutnya.
Advertisement
Basarnas
Dalam penanganan ini, Menteri PU diungkapkannya bekerjasama dengan Basarnas.
"Semua kami koordinasikan dari waktu ke waktu dengan Basarnas. Kami disuruh standby kami standby, kami disuruh kerja kami kerja," katanya.