Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menunjukkan komitmennya dalam mencetak pendidik berwawasan global dengan mengirimkan 15 mahasiswanya. Mereka akan mengikuti program pertukaran calon guru di kawasan Asia Tenggara. Inisiatif ini terlaksana di bawah koordinasi Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO), memperkuat jaringan pendidikan regional.
Pengiriman delegasi mahasiswa ini merupakan bagian integral dari strategi ULM untuk menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap berkontribusi di kancah internasional. Para mahasiswa tersebut akan berpartisipasi dalam Program SEA-Teacher, sebuah program prestisius. Kesempatan ini memberikan pengalaman berharga dalam mengasah kemampuan mengajar di lingkungan multikultural.
Sebelum bertolak ke negara tujuan di Asia Tenggara, para mahasiswa telah menjalani serangkaian pelatihan intensif. Pelatihan ini secara khusus dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan adaptasi mereka. Tujuannya adalah memastikan kesiapan optimal menghadapi tantangan di lingkungan pendidikan lintas negara, baik secara akademis maupun kultural.
Advertisement
Advertisement
Mempersiapkan Pendidik Berwawasan Global Melalui Program Pertukaran Mahasiswa ULM
Ketua Tim PkM FKIP ULM, Emma Rosana Febriyanti, menegaskan bahwa program ini merupakan strategi utama ULM. Strategi ini bertujuan mencetak calon pendidik dengan wawasan global yang luas. Tujuannya adalah menghasilkan lulusan yang tidak hanya adaptif dan kompeten, tetapi juga siap bersaing serta berkontribusi aktif di kancah internasional.
Emma menjelaskan bahwa Program Pertukaran Mahasiswa ULM ini dirancang untuk menjawab tantangan utama yang kerap dihadapi mahasiswa. Tantangan tersebut muncul ketika mengikuti program internasional, terutama terkait kemampuan komunikasi berbahasa Inggris. Selain itu, kesiapan beradaptasi di lingkungan pendidikan multikultural juga menjadi fokus utama.
Menurutnya, mahasiswa FKIP ULM memiliki potensi besar untuk bersaing di level internasional. Namun, potensi ini memerlukan dukungan persiapan yang matang dan terarah agar dapat berkembang optimal. Pelatihan yang dihadirkan menjadi bentuk pembekalan komprehensif. Ini bertujuan agar mahasiswa lebih siap menghadapi dinamika pembelajaran lintas negara dengan percaya diri.
Advertisement
Advertisement
Pembekalan Komprehensif untuk Kesiapan Internasional Peserta SEA-Teacher
Pelatihan yang diberikan kepada 15 mahasiswa ULM difokuskan pada tiga aspek utama untuk memastikan kesiapan paripurna mereka. Aspek-aspek tersebut meliputi penguatan komunikasi bahasa Inggris, adaptasi budaya, dan pengembangan soft skills yang relevan. Pendekatan holistik ini diharapkan membekali mahasiswa secara menyeluruh untuk pengalaman internasional mereka.
Pada aspek komunikasi, mahasiswa dibekali dengan beragam keterampilan esensial. Mereka dilatih dalam speaking, public speaking, dan microteaching untuk meningkatkan kepercayaan diri. Selain itu, penyusunan lesson plan dan laporan akademik dalam bahasa Inggris juga menjadi bagian penting. Metode seperti role play, storytelling, debat, dan simulasi mengajar digunakan untuk pembelajaran interaktif.
Penguatan adaptasi budaya juga menjadi prioritas utama dalam sesi pelatihan ini. Mahasiswa diperkenalkan dengan sistem pendidikan negara tujuan secara mendalam. Mereka juga menjalani simulasi pembelajaran lintas budaya untuk membiasakan diri. Diskusi bersama alumni SEA-Teacher dan pengajar berpengalaman turut memperkaya pemahaman mereka tentang lingkungan baru.
Advertisement
Sejalan dengan kebutuhan pembelajaran global yang terus berkembang, ULM turut membekali peserta dengan keterampilan pemanfaatan teknologi pendidikan. Mahasiswa dilatih menggunakan Learning Management System (LMS) dan media presentasi interaktif. Berbagai aplikasi pembelajaran digital yang lazim diterapkan di sekolah internasional juga diajarkan.
Sumber: AntaraNews