Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi tinggi terhadap gerak cepat Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, dalam menyalurkan bantuan pasca-bencana di Provinsi Aceh. Bantuan berupa armada alat berat dan personel ini dinilai sangat mempermudah upaya pemulihan di wilayah terdampak, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang.
Kunjungan Wamendagri ke lokasi dampak bencana di Aceh Tamiang pada Ahad, 4 Januari, menegaskan betapa krusialnya dukungan dari Pemkot Medan. Ia secara langsung menyaksikan totalitas dan efektivitas bantuan yang diberikan oleh tim dari Kota Medan, yang bekerja bahu-membahu dengan pihak lain.
Respons cepat ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kota Medan dalam solidaritas kemanusiaan, membantu saudara-saudara di Aceh Tamiang yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana. Kehadiran bantuan Pemkot Medan sangat vital untuk mempercepat normalisasi fasilitas publik dan infrastruktur yang rusak akibat dampak bencana.
Advertisement
Advertisement
Wamendagri Bima Arya Sugiarto secara khusus menyoroti dampak luar biasa dari bantuan yang dikirimkan oleh Pemerintah Kota Medan. Menurutnya, "Ini tenaganya luar biasa, bantuannya sangat-sangat memudahkan, totalitas semua," ujarnya setelah meninjau lokasi. Bantuan ini mencerminkan langkah cepat dan responsif dalam memulihkan kondisi pasca-bencana di daerah tersebut.
Personel dan alat berat dari Pemkot Medan secara aktif membantu menangani material banjir yang menumpuk, bekerja sama dengan pemangku kebijakan lainnya di lapangan. Kekuatan armada yang dikirimkan Pemkot Medan dinilai sangat krusial dalam mempercepat normalisasi fasilitas publik, seperti jalan dan jembatan, yang terdampak parah.
Pihak Kementerian Dalam Negeri menyampaikan terima kasih mendalam kepada Pemerintah Kota Medan atas partisipasinya yang proaktif dalam upaya pemulihan ini. Apresiasi ini ditujukan langsung kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas atas kepemimpinannya dalam menggerakkan bantuan signifikan ini, yang menunjukkan kepedulian daerah.
Advertisement
Advertisement
Sebelumnya, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas secara langsung melepas keberangkatan personel dan armada yang dimiliki Pemerintah Kota Medan menuju Aceh Tamiang. Langkah ini merupakan bentuk konkret solidaritas daerah dan respons cepat terhadap kebutuhan mendesak di wilayah terdampak bencana.
Pemerintah Kota Medan mengerahkan berbagai jenis alat berat dan kendaraan pendukung yang sangat dibutuhkan di lokasi bencana. Armada tersebut meliputi dua unit mobil pemadam kebakaran, yaitu unit PK 48 dan PK 49 jenis fire truck, serta truk dengan kapasitas 5.000 liter per unit untuk suplai air.
Selain itu, Pemkot Medan juga mengirimkan satu unit motor grader untuk meratakan permukaan, dua unit backhoe loader untuk pengerukan, empat unit dump truk untuk mengangkut material, dan tiga unit trado untuk transportasi alat berat. Seluruh pengerahan armada ini menegaskan komitmen Pemkot Medan dalam membantu Pemulihan Bencana di Aceh Tamiang secara komprehensif.
Advertisement
Rico Waas menyatakan bahwa pengerahan armada ini adalah bentuk solidaritas pemerintah daerah setempat terhadap kondisi darurat yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan Pemkot Medan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses rehabilitasi infrastruktur yang rusak.
Sumber: AntaraNews