Bupati Bengkayang Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Perempuan sebagai Fondasi Keluarga

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menyoroti pentingnya Pemberdayaan Perempuan sebagai fondasi utama keluarga kuat, mendorong masyarakat berdaya hadapi berbagai tantangan sosial.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bupati Bengkayang Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Perempuan sebagai Fondasi Keluarga
Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menyoroti pentingnya Pemberdayaan Perempuan sebagai fondasi utama keluarga kuat, mendorong masyarakat berdaya hadapi berbagai tantangan sosial. (AntaraNews)

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, baru-baru ini menegaskan urgensi pemberdayaan perempuan di wilayahnya. Penekanan ini disampaikan mengingat peran krusial kaum perempuan sebagai fondasi utama dalam pembangunan keluarga dan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan di Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, pada hari Minggu.

Menurut Darwis, pemberdayaan perempuan, khususnya bagi kelompok Dharmayukti Karini, merupakan kunci lahirnya keluarga yang kokoh. Dari keluarga yang kuat inilah diharapkan akan tumbuh masyarakat yang berdaya. Masyarakat berdaya akan mampu menghadapi berbagai tantangan sosial yang ada.

Ia menjelaskan bahwa peran perempuan kini melampaui sekadar pendamping, menjadi aktor utama dalam membangun ketahanan keluarga. Perempuan juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, mereka mendorong terciptanya lingkungan sosial yang sehat dan berkeadilan.

Peran Strategis Organisasi Perempuan dalam Pembangunan

Bupati Sebastianus Darwis menilai organisasi perempuan seperti Dharmayukti Karini memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan daerah. Program-program yang dijalankan oleh Dharmayukti Karini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Bengkayang. Kebijakan ini menitikberatkan pembangunan pada penguatan kualitas manusia, khususnya perempuan dan keluarga.

Perempuan yang berdaya akan memiliki kapasitas lebih besar untuk berperan aktif dalam pendidikan anak-anak mereka. Mereka juga mampu memperkuat nilai-nilai sosial di tengah masyarakat. Hal ini penting untuk mencegah berbagai permasalahan kemasyarakatan yang mungkin timbul.

"Pemberdayaan perempuan terkhusus untuk kelompok Dharmayukti Karini adalah kunci lahirnya keluarga yang kuat. Dari keluarga yang kuat akan tumbuh masyarakat yang berdaya dan mampu menghadapi berbagai tantangan sosial," kata Darwis. Pernyataan ini menggarisbawahi dampak positif dari pemberdayaan tersebut.

Dorongan Kolaborasi untuk Peningkatan Kesadaran Hukum

Bupati Darwis juga mendorong Dharmayukti Karini untuk terus mengambil peran aktif di tengah masyarakat luas. Peran ini tidak hanya terbatas pada lingkup peradilan internal saja. Namun, juga melalui berbagai kegiatan sosial, edukasi hukum keluarga, serta pendampingan bagi perempuan dan anak.

Ia menilai peran tersebut sangat penting untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban hukum. Pemahaman ini diharapkan dapat dimulai sejak dari lingkungan keluarga. Peningkatan kesadaran hukum ini akan menciptakan masyarakat yang lebih tertib dan adil.

Pemerintah daerah menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dalam upaya pemberdayaan perempuan. "Pemerintah daerah siap bersinergi. Upaya pemberdayaan perempuan harus dilakukan secara kolaboratif agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian tujuan.

Harapan besar juga disematkan pada penguatan kolaborasi antara TP-PKK Bengkayang dan Dharmayukti Karini Kalbar. Kolaborasi ini diharapkan fokus pada program yang menyentuh langsung kebutuhan perempuan, keluarga, dan kelompok rentan. Program kerja harus adaptif terhadap isu pemberdayaan perempuan, ketahanan keluarga, serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi