Jakarta, Indonesia – Penggemar Taylor Swift, yang dikenal sebagai Swifties, kini dapat merayakan megatour "The Eras Tour" dengan cara baru melalui Disney+. Platform streaming ini secara resmi meluncurkan dua proyek spesial yang memberikan akses eksklusif di balik layar serta pengalaman konser penuh dari tur fenomenal tersebut. Perayaan ini diselenggarakan di Jakarta pada Jumat (12/12) malam, mengumpulkan para Swifties untuk menyaksikan tayangan perdana.
Acara tersebut menjadi momen penting bagi para penggemar yang telah mengikuti perjalanan "The Eras Tour" selama hampir dua tahun, dimulai sejak Maret 2023. Tur ini telah mencetak rekor sebagai yang terlaris sepanjang masa dengan 149 pertunjukan di lima benua, menandai sebuah era bersejarah dalam musik pop. Kehadiran dokumenter dan film konser ini menjadi puncak perayaan bagi jutaan penggemar di seluruh dunia.
Dua proyek yang dimaksud adalah serial dokumenter "Taylor Swift | The Eras Tour | The End of an Era" dan film konser "Taylor Swift | The Eras Tour | The Final Show". Keduanya dirancang untuk membawa penonton lebih dekat dengan proses kreatif serta momen-momen tak terlupakan dari tur yang telah menjadi fenomena global. Penayangan eksklusif ini diharapkan dapat mengobati kerinduan dan euforia Swifties.
Advertisement
Advertisement
Mengenal Lebih Dekat Fenomena The Eras Tour
"Taylor Swift | The Eras Tour | The End of an Era" adalah serial dokumenter enam episode yang menawarkan pandangan mendalam terhadap proses kreatif di balik tur spektakuler ini. Serial ini mengajak penonton untuk melihat sisi lain dari Taylor Swift, peraih 14 piala Grammy, di tengah sorotan jutaan penggemar dan perhatian dunia. Setiap episode mengungkap detail dan cerita yang belum pernah terungkap sebelumnya.
Dokumenter ini juga menyoroti peran penting para pengisi acara, keluarga, dan teman dekat Taylor Swift yang terlibat dalam kesuksesan tur. Nama-nama seperti Gracie Abrams, Sabrina Carpenter, Ed Sheeran, dan Florence Welch turut membagikan kisah serta momen eksklusif mereka. Kontribusi mereka memberikan perspektif unik tentang bagaimana fenomena "The Eras Tour" ini terbentuk dan berkembang.
Para Swifties menyambut baik perilisan dokumenter ini sebagai momen emosional dan bersejarah. Erika Pandiangan, seorang Swifties dari Jakarta, mengungkapkan, "Tentu perayaan ini spesial, karena tur ini telah berlangsung hampir dua tahun, sehingga dokumenter ini menjadi momen emosional dan bersejarah bagi kami." Dua episode baru serial ini akan tayang setiap minggu mulai 12 Desember, memberikan konten segar secara berkala.
Advertisement
Advertisement
Pengalaman Konser Penuh di The Final Show
Selain serial dokumenter, Disney+ juga merilis "Taylor Swift | The Eras Tour | The Final Show", sebuah film spesial yang menampilkan keseluruhan konser. Film ini direkam di Vancouver, mengabadikan pertunjukan terakhir dari "The Eras Tour" dengan detail yang memukau. Ini adalah kesempatan bagi penggemar untuk merasakan kembali atmosfer konser secara penuh dari kenyamanan rumah mereka.
Yang paling dinanti dalam film konser ini adalah untuk pertama kalinya menghadirkan lagu-lagu dari album terbaru Taylor Swift, "The Tortured Poets Department". Lagu-lagu ini ditambahkan ke setlist setelah perilisan album pada tahun 2024, memberikan pengalaman menonton yang lengkap dan terkini. Noviantari, Swifties lainnya, menambahkan, "Penutupan era ini juga sebagai penyambutan album baru dia, jadi benar-benar excited untuk merayakan."
Kedua proyek ini memiliki tim produksi yang mumpuni. "Taylor Swift | The Eras Tour | The End of an Era" disutradarai oleh Don Argott dengan Sheena M. Joyce sebagai co-director, dan diproduksi oleh Object & Animal. Sementara itu, "Taylor Swift | The Eras Tour | The Final Show" disutradarai oleh Glenn Weiss dan diproduksi oleh Taylor Swift Productions bersama Silent House Productions, menjamin kualitas visual dan audio yang tinggi.
Advertisement
Sumber: AntaraNews