Mabes Polri Kirim 2,5 Ton Bantuan Logistik dan RON ke Aceh untuk Penanganan Bencana

Mabes Polri menyalurkan 2,5 ton bantuan logistik dan Ransum Operasi Nusantara (RON) ke Aceh untuk korban bencana hidrometeorologi. Bantuan Mabes Polri Aceh ini segera didistribusikan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mabes Polri Kirim 2,5 Ton Bantuan Logistik dan RON ke Aceh untuk Penanganan Bencana
Mabes Polri menyalurkan 2,5 ton bantuan logistik dan Ransum Operasi Nusantara (RON) ke Aceh untuk korban bencana hidrometeorologi. Bantuan Mabes Polri Aceh ini segera didistribusikan. (AntaraNews)

Mabes Polri telah menyalurkan bantuan kemanusiaan signifikan berupa 2,5 ton logistik dan Ransum Operasi Nusantara (RON) ke Provinsi Aceh. Bantuan ini tiba pada hari Sabtu, 29 November, di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar. Kedatangan bantuan ini bertujuan untuk mempercepat penanganan dampak bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut, yang telah menyebabkan kerusakan parah dan pengungsian massal.

Pengiriman logistik darurat ini merupakan bagian dari upaya Mabes Polri dalam mendukung operasi penanggulangan bencana di berbagai daerah di Indonesia. Sebelum mendarat di Aceh, pesawat Polri CN 295/P-4501 yang membawa bantuan tersebut juga telah menyalurkan logistik serupa di Sumatera Barat. Inisiatif ini menunjukkan respons cepat dan koordinasi antar lembaga dalam situasi krisis.

Karolog Polda Aceh, Brigjen Pol Drs. Nazluddin Zulkifli, menerima langsung bantuan tersebut dan memastikan pendistribusiannya segera dilakukan kepada masyarakat terdampak. Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menegaskan komitmen untuk menyalurkan bantuan secara cepat dan tepat. Langkah ini menunjukkan keseriusan aparat keamanan dalam menghadapi situasi darurat dan membantu meringankan beban korban.

Detail Pengiriman dan Jenis Bantuan Mabes Polri Aceh

Pengiriman bantuan Mabes Polri Aceh ini dilakukan secara terkoordinasi menggunakan pesawat khusus Polri, yakni CN 295/P-4501. Pesawat ini menjadi sarana vital dalam mengangkut 2,5 ton logistik dan Ransum Operasi Nusantara (RON) yang sangat dibutuhkan. Proses distribusi bantuan ini dirancang untuk mencapai daerah terdampak secepat mungkin, mengingat urgensi situasi di lapangan.

Sebelum tiba di Aceh, pesawat tersebut terlebih dahulu menyalurkan bantuan di wilayah Sumatera Barat melalui Bandara Minangkabau. "Pesawat logistik berangkat dari Jakarta terlebih dahulu menuju Minangkabau untuk drop logistik. Kemudian pada pukul 11.30 WIB melanjutkan penerbangan ke Aceh via Bandara SIM," ujar Kombes Joko Krisdiyanto. Ini menunjukkan skala operasi yang luas dan efisiensi dalam penyaluran bantuan ke beberapa lokasi bencana.

Selain logistik dasar untuk korban, Mabes Polri juga mengirimkan tambahan peralatan SAR untuk Polda Aceh. Peralatan tersebut meliputi perahu karet, dayung, helm, dan rompi yang krusial untuk operasi penyelamatan. Penambahan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas evakuasi dan penanganan dampak bencana di lapangan, khususnya di daerah yang sulit dijangkau.

Dampak Bencana dan Komitmen Distribusi Bantuan

Bencana hidrometeorologi, termasuk banjir dan longsor, telah melanda Aceh secara masif sejak 18 November 2025. Musibah ini berdampak pada 16 dari 23 kabupaten/kota di seluruh Aceh, menunjukkan cakupan wilayah yang sangat luas dan kompleks. Situasi ini memerlukan respons cepat dan bantuan yang memadai dari berbagai pihak untuk memulihkan kondisi masyarakat.

Berdasarkan laporan BNPB, bencana ini telah menelan 35 korban jiwa, 25 orang dilaporkan hilang, dan delapan orang terluka. Sebanyak 4.846 keluarga juga terpaksa mengungsi akibat dampak parah yang ditimbulkan oleh banjir dan longsor. Angka-angka ini kemungkinan akan bertambah seiring dengan masih adanya daerah terisolir yang belum sepenuhnya terjangkau oleh tim penyelamat.

Kombes Joko Krisdiyanto menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan Mabes Polri Aceh yang telah diberikan. Ia menekankan pentingnya dukungan ini dalam upaya penanggulangan bencana yang sedang berlangsung. "Terima kasih atas dukungan dari Mabes Polri. Seluruh bantuan ini akan segera kami distribusikan ke wilayah-wilayah terdampak," katanya, menegaskan komitmen Polda Aceh.

Distribusi bantuan akan diupayakan agar proses penanggulangan dapat berjalan cepat, tepat, dan optimal di seluruh wilayah terdampak. Komitmen ini menjadi prioritas utama bagi Polda Aceh dalam membantu masyarakat yang sedang membutuhkan. Harapannya, bantuan ini dapat segera meringankan penderitaan para korban bencana dan mempercepat proses pemulihan pasca-bencana.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi