Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, secara aktif memberikan kesempatan berharga bagi para lanjut usia (lansia) untuk menunjukkan kreativitas mereka. Inisiatif ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Ibu Kota Badung, Mangupura. Acara tersebut menampilkan pertunjukan Tari Janger Lansia yang memukau, menunjukkan vitalitas kelompok usia lanjut.
Acara yang berlangsung di Mangupura pada hari Minggu, 23 November, ini berhasil menarik perhatian banyak pihak. Sebanyak 496 lansia dari 62 desa dan kelurahan se-Badung berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Mereka tampil dengan penuh semangat untuk menghibur para undangan dan masyarakat yang hadir, menciptakan suasana meriah dan penuh kehangatan.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengapresiasi tinggi partisipasi para lansia dalam memeriahkan HUT Kota Mangupura. Beliau juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung dan memperluas ruang bagi para lansia di masa mendatang. Ini adalah bukti nyata perhatian serius Pemkab Badung terhadap kesejahteraan kelompok usia lanjut.
Advertisement
Advertisement
Sebanyak 496 lansia dari berbagai penjuru Badung, tepatnya dari 62 desa dan kelurahan, menunjukkan kemampuan menari mereka. Mereka dengan bangga menampilkan Tari Janger, sebuah tarian tradisional Bali yang kaya akan makna budaya dan sejarah. Penampilan ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga simbol vitalitas dan semangat hidup para lansia yang patut diacungi jempol.
Bupati Adi Arnawa secara khusus menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi para peserta lansia yang telah mempersiapkan diri dengan baik. “Saya mengapresiasi kepada seluruh peserta lansia yang telah tampil menarikan Tari Janger untuk memeriahkan HUT Kota Mangupura,” ujarnya. Beliau juga mendorong Kepala Dinas Sosial Badung untuk memperluas kesempatan serupa di perayaan berikutnya, bahkan mengusulkan lomba khusus.
Ke depan, Bupati Badung bahkan mengusulkan agar diadakan lomba tari khusus lansia untuk lebih memacu semangat mereka. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan motivasi lebih bagi para lansia untuk terus berkarya dan berinteraksi sosial. Partisipasi aktif para lansia Badung dalam acara semacam ini sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental mereka, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Advertisement
Advertisement
Setelah penampilan Tari Janger yang meriah, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial yang sangat berarti. Bantuan ini ditujukan tidak hanya untuk lansia, tetapi juga disabilitas, anak yatim, dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) lainnya. Langkah ini menunjukkan kepedulian menyeluruh Pemkab Badung terhadap warganya yang membutuhkan dukungan.
Bantuan sosial yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Ini termasuk kursi roda untuk mobilitas, alat bantu pendengaran, tongkat ketiak, walker, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk gizi yang lebih baik. Inisiatif ini diharapkan dapat meringankan beban dan secara signifikan meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan di Badung.
Bupati Adi Arnawa menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati Badung untuk menjalankan program pemerintah yang berfokus pada perhatian terhadap lansia. Program ini secara spesifik menargetkan lansia berusia 75 tahun ke atas, menunjukkan fokus pada kelompok yang paling rentan. “Kami berharap para lansia dapat terus menjaga dan merawat diri dengan baik sehingga dapat hidup lebih panjang dan melampaui usia 75 tahun,” kata Bupati Adi Arnawa, menekankan pentingnya perawatan diri.
Advertisement
Salah satu program unggulan adalah pemberian hadiah sebesar Rp5 juta kepada lansia Badung yang mencapai usia 75 tahun pada hari ulang tahunnya. Selain itu, pemerintah daerah juga berencana untuk menyediakan pakaian bagi para lansia di Badung jika target usia panjang dapat tercapai. Upaya ini merupakan bentuk penghargaan dan dukungan nyata dari pemerintah daerah dalam memastikan kesejahteraan kelompok usia lanjut.
Sumber: AntaraNews