Kisah Tragis Bisnis Kayu Borongan: Pria Berusia 63 Tahun Dibunuh Rekan Kerja

Cekcok tersebut bermula ketika Junaidi menagih janji kerja sama jual beli borongan kayu kepada Johan.

Ardi Munthe
Oleh Ardi Munthe - Reporter
Kisah Tragis Bisnis Kayu Borongan: Pria Berusia 63 Tahun Dibunuh Rekan Kerja
Garis Polisi (Merdeka.com)

Perselisihan mengenai bisnis borongan kayu di Tanggamus berujung pada tragedi yang mengerikan. Seorang pria berusia 63 tahun bernama Johan Rasid menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh rekan bisnisnya, Junaidi, setelah terlibat dalam adu mulut mengenai kesepakatan kerja sama yang dianggap tidak dipenuhi.

Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, mengonfirmasi bahwa peristiwa penganiayaan berat tersebut memang terjadi. Insiden ini berlangsung pada Jumat, 14 November 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, di depan kios kosong milik Edy Fachrurrozi yang terletak di Jalan Lintas Barat, Pekon Wonosobo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus.

Menurut informasi yang diperoleh, cekcok tersebut bermula ketika Junaidi menagih janji kerja sama jual beli borongan kayu kepada Johan. Namun, Johan tidak mengakui adanya kesepakatan tersebut, yang membuat emosi Junaidi meledak.

Perdebatan yang awalnya singkat dengan cepat berubah menjadi serangan brutal. Junaidi langsung menyerang dengan mengayunkan senjata tajam ke arah tubuh Johan. "Korban mengalami luka tusuk di bagian perut serta beberapa luka sayatan," ungkap Rahmad pada Rabu (19/11).

Warga Beri Bantuan

Dalam keadaan berlumuran darah, Johan masih berhasil berlari menuju simpang Pekon Wonosobo untuk mencari bantuan. Warga yang melihat kejadian tersebut segera menolongnya dengan membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

“Sementara itu, pelaku kabur dengan sepeda motor Yamaha Byson merah yang diduga digunakan untuk mendatangi lokasi kejadian,” jelas dia. Kapolres juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan motor berpelat BE 3507 VR tersebut sebagai barang bukti dalam penyelidikan kasus ini.

Polisi Masih Cari Pelaku

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mencari Junaidi yang melarikan diri setelah insiden tersebut. "Kini yang bersangkutan masih kami lakukan pengejaran dan mengimbau pelaku segera menyerahkan diri," tegasnya.

Upaya pencarian terus dilakukan untuk menangkap Junaidi, yang hingga kini belum berhasil ditangkap. Dalam pernyataannya, pihak kepolisian menekankan pentingnya pelaku untuk segera menyerahkan diri agar proses hukum dapat berjalan dengan baik.

Rekomendasi