Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas, Kalimantan Tengah, baru-baru ini sukses menyelenggarakan panen raya jagung di lahan pertanian milik institusi tersebut. Kegiatan ini berlangsung meriah di Kuala Kurun dan menjadi bagian dari upaya nyata mendukung ketahanan pangan daerah. Panen raya ini tidak hanya melibatkan personel kepolisian, tetapi juga berbagai pihak penting dari masyarakat dan dunia pendidikan.
Dalam panen jagung yang digelar di lahan seluas satu hektare itu, Polres Gumas secara khusus mengajak serta para pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL). Keterlibatan pelajar ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung yang berharga. Mereka dapat belajar teknik budidaya, perawatan tanaman, hingga proses panen di lapangan secara praktis.
Inisiatif ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian dan pengembangan sumber daya manusia di wilayah Gunung Mas. Melalui kegiatan kolaboratif ini, diharapkan generasi muda semakin tertarik pada pertanian. Hal ini juga penting untuk memahami peran strategis sektor tersebut sebagai pilar utama bagi pembangunan daerah dan nasional.
Advertisement
Advertisement
Pelibatan pelajar SMK dalam kegiatan panen raya jagung oleh Polres Gumas memiliki tujuan edukatif yang mendalam dan berjangka panjang. Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo menjelaskan, "Kami melibatkan pelajar SMK saat panen raya jagung, supaya mereka mendapat kesempatan belajar mengenai teknik budi daya, perawatan tanaman, hingga proses panen jagung di lapangan." Ini adalah kesempatan berharga bagi mereka untuk mendapatkan pengetahuan praktis.
Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) AKP Marolop Purba menambahkan bahwa dukungan ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap pengembangan sumber daya manusia di sektor pertanian. Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata yang mungkin sulit didapatkan di bangku sekolah. Para pelajar diajak untuk memahami pentingnya ketahanan pangan sejak dini.
Sinergi antara Polres Gumas dan dunia pendidikan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap pertanian sebagai profesi yang menjanjikan. Dengan keterampilan praktis yang diperoleh, para pelajar diharapkan menjadi agen perubahan. Mereka dapat mengembangkan potensi sektor pertanian sebagai pilar penting pembangunan daerah dan nasional di masa depan.
Advertisement
Advertisement
Kegiatan panen raya jagung ini merupakan implementasi nyata dari program Polri dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Gunung Mas yang dikenal dengan moto ‘Habangkalan Penyang Karuhei Tatau’. Selain melibatkan pelajar, panen raya ini juga dihadiri oleh Wakapolres Kompol Indras Purwoko serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Gumas. Perwakilan perangkat daerah setempat turut serta dalam acara penting ini.
Hasil panen jagung pada kesempatan ini sangat memuaskan, mencapai 21 karung beras dari lahan satu hektare tersebut. Hasil panen ini rencananya akan diserahkan kepada kelompok tani di Desa Tanjung Riu, Kecamatan Kurun. Selanjutnya, jagung akan dipipil dan dikeringkan sebelum dijual ke Bulog untuk disalurkan. Ini menunjukkan siklus pertanian yang berkelanjutan dan terintegrasi.
AKP Marolop Purba juga menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberi contoh kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong secara produktif. "Keterlibatan pelajar juga bertujuan menumbuhkan minat dan kesadaran generasi muda terhadap sektor pertanian," ujarnya. Inisiatif ini diharapkan menginspirasi masyarakat luas untuk berpartisipasi aktif dalam pertanian demi kemandirian pangan daerah.
Advertisement
Sumber: AntaraNews