Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir telah menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh petenis putri berbakat, Janice Tjen. Dukungan ini bertujuan agar Janice mampu berkompetisi di ajang bergengsi Olimpiade Los Angeles 2028 mendatang. Pernyataan ini disampaikan Menpora pada Kamis, 13 November, melalui akun media sosial pribadinya.
Kepastian dukungan tersebut muncul setelah Janice Tjen berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Ia sukses meraih gelar juara tunggal putri pada turnamen WTA 250 Chennai Open 2025 di India. Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi perjalanan karier sang atlet yang menjanjikan.
Erick Thohir menyatakan kegembiraannya dapat bertemu langsung dengan Janice Tjen yang kini berusia 23 tahun. Janice, yang menempati peringkat ke-53 WTA, memiliki ambisi besar untuk terus mengharumkan nama bangsa di kancah tenis internasional. Kementerian akan terus memfasilitasi atlet berpotensi seperti Janice Tjen.
Advertisement
Advertisement
Janice Tjen, petenis putri berusia 23 tahun, baru-baru ini mencatatkan sejarah penting bagi tenis Indonesia. Ia berhasil menjuarai turnamen WTA 250 Chennai Open 2025 di India. Kemenangan ini diraih setelah mengalahkan petenis Australia Kimberly Birrell dengan skor meyakinkan 6-4, 6-3.
Dalam pertandingan final yang berlangsung selama dua jam tersebut, Janice Tjen menunjukkan performa luar biasa. Petenis yang menempati unggulan keempat ini mencatatkan dua ace dan berhasil mengonversi seluruh tiga peluang break point yang diciptakannya. Kemenangan ini mengantarkannya pada peringkat ke-53 WTA, sebuah pencapaian yang membanggakan.
Menpora Erick Thohir melihat potensi besar dalam diri Janice Tjen untuk terus berprestasi, termasuk target Olimpiade. "Kementerian akan terus mendukung atlet-atlet yang punya potensi besar seperti Janice untuk bisa tampil di level Olimpiade," ujarnya. Dukungan Menpora Janice Tjen Olimpiade ini diharapkan dapat menjadikan olahraga sebagai cermin kedigdayaan bangsa Indonesia di dunia.
Advertisement
Gelar juara tunggal WTA yang diraih Janice Tjen ini merupakan pencapaian bersejarah bagi Indonesia. Kemenangan ini mengakhiri puasa gelar tunggal putri Indonesia yang telah berlangsung lama. Terakhir kali, gelar serupa diraih oleh Angelique Widjaja pada ajang Pattaya Open tahun 2002.
Advertisement
Komitmen Menpora Erick Thohir terhadap pengembangan atlet nasional semakin terlihat jelas dengan adanya dukungan ini. Ia secara spesifik menyoroti pentingnya pembinaan dan fasilitas bagi atlet berpotensi seperti Janice Tjen. Tujuan utamanya adalah memastikan mereka memiliki kesempatan terbaik untuk bersaing di kancah global.
Dukungan Menpora Janice Tjen Olimpiade ini bukan hanya sebatas janji, melainkan sebuah aksi nyata. Kementerian Pemuda dan Olahraga bertekad untuk mewujudkan mimpi para atlet Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional secara berkelanjutan.
Erick Thohir percaya bahwa keberhasilan atlet di panggung internasional dapat meningkatkan martabat bangsa. "Agar olahraga menjadi cermin kedigdayaan bangsa Indonesia di dunia," tulisnya. Pernyataan ini menunjukkan betapa strategisnya peran olahraga dalam diplomasi dan kebanggaan nasional.
Advertisement
Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan semakin banyak atlet muda yang termotivasi untuk berprestasi. Mereka dapat melihat bahwa kerja keras dan dedikasi mereka akan dihargai. Ini adalah langkah penting untuk menciptakan ekosistem olahraga yang lebih baik di Indonesia.
Sumber: AntaraNews