33 Siswa Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta Masih Dirawat, Ada Luka Bakar Hingga Gangguan Pendengaran

Dia mengatakan, dari hasil peninjauan di rumah sakit, sebagian siswa mengalami luka bakar dan goresan, serta gangguan pendengaran.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
33 Siswa Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta Masih Dirawat, Ada Luka Bakar Hingga Gangguan Pendengaran
33 Siswa Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta Masih Dirawat, Ada Luka Bakar Hingga Gangguan Pendengaran (Merdeka.com)

Ledakan terjadi SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading Barat, Jumat (7/11) siang. Insiden itu berdampak pada sekitar 54 siswa, di mana sebagian di antaranya sudah berangsur pulih. Sementara 2 orang masih menjalani operasi di rumah sakit.

"Dari 54 siswa, 27 siswa berada di Rumah Sakit Islam Jakarta dan 6 siswa di Rumah Sakit Yarsi. Dari 54 siswa tinggal 33 siswa, 21 siswa sudah pulang dalam kondisi sudah baik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (7/11).

Dia mengatakan, dari hasil peninjauan di rumah sakit, sebagian siswa mengalami luka bakar dan goresan, serta gangguan pendengaran akibat dentuman ledakan yang terjadi sangat dekat dalam ruangan.

"Ada luka bakar, luka goresan, termasuk banyak dari siswa ini terganggu pendengarannya, karena dentuman ledakan itu sangat dekat dalam suatu ruangan," ujar dia.

"Nah, ini yang menjadikan pada saat kita coba untuk berbicara, kondisinya seperti apa? Rata-rata mungkin ada yang hanya lecet sedikit, tetapi pendengarannya yang sedikit kurang bisa seperti sebelum kejadian," sambung dia.

Korban Masih Mendapatakan Penanganan

Budi memastikan, seluruh korban masih mendapatkan penanganan medis. "33 orang masih dalam penanganan medis dan kita berharap cepat diberikan kesembuhan dan bisa pulang seperti teman rekan-rekan yang lain," ucap dia.

Guna mempercepat layanan dan pendataan, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menyiapkan posko pelayanan di lokasi kejadian. Posko ini juga menyediakan trauma healing bagi siswa dan keluarga.

"Jadi situasi terkini sudah aman dan dapat dikendalikan oleh Kapolda Metro Jaya," ucap dia.

Budi mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir. Seluruh langkah penanganan sudah dilakukan, situasi aman dan terkendali.

"Jadi kami menghimbau kepada seluruh warga dan masyarakat, melalui rekan rekan media doorstop malam ini. Tidak perlu khawatir, tidak perlu resah. Semua sudah dapat dikendalikan oleh Kapolda Metro Jaya," tutupnya.

Rekomendasi