FOTO: Pacu Jawi Kembali Hidupkan Tradisi Sawah Berlumpur

Tradisi Pacu Jawi menjadi daya tarik budaya di Sumatera Barat.

Arie Basuki
Oleh Arie Basuki - Reporter
FOTO: Pacu Jawi Kembali Hidupkan Tradisi Sawah Berlumpur
Seorang joki menyeimbangkan diri di atas bajak kayu yang diadaptasi untuk balapan saat kegiatan Pacu Jawi di desa Simabur, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (27/06/2026). (AFP/ Yasuyoshi Chiba)

Seorang joki menyeimbangkan diri di atas bajak kayu yang dimodifikasi untuk balapan saat mengikuti Pacu Jawi di Desa Simabur, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (27/6/2026).

Pacu Jawi merupakan tradisi balap sapi khas masyarakat Minangkabau yang digelar di lahan sawah berlumpur setelah musim panen. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan ketangkasan joki dan kekuatan pasangan sapi, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen.

Penyelenggaraan Pacu Jawi dilakukan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergantian di berbagai kecamatan di Kabupaten Tanah Datar. Selain menjaga kelestarian tradisi yang telah diwariskan turun-temurun, kegiatan ini juga menjadi salah satu daya tarik wisata budaya yang diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

FOTO: Pacu Jawi Kembali Hidupkan Tradisi Sawah Berlumpur
Warga memainkan alat musik tradisional saat kegiatan Pacu Jawi di desa Simabur, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (27/06/2026). AFP/ Yasuyoshi Chiba
FOTO: Pacu Jawi Kembali Hidupkan Tradisi Sawah Berlumpur
Seorang joki menyeimbangkan diri di atas bajak kayu yang diadaptasi untuk balapan saat kegiatan Pacu Jawi di desa Simabur, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (27/06/2026). AFP/ Yasuyoshi Chiba
FOTO: Pacu Jawi Kembali Hidupkan Tradisi Sawah Berlumpur
Seorang joki menyeimbangkan diri di atas bajak kayu yang diadaptasi untuk balapan saat kegiatan Pacu Jawi di desa Simabur, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (27/06/2026). AFP/ Yasuyoshi Chiba
Rekomendasi