Pengemudi Toyota Raize Kecelakaan lalu Terbakar di KM 158 Cisumdawu Seorang Mahasiswa, Tewas Akibat Benturan Keras

Pengemudi kendaraan Toyota Raize bernomor polisi D-10XX-UBK itu bernama Muhammad Isthofain Mutaaliy (19).

Robby Bouceu
Oleh Robby Bouceu - Reporter
Pengemudi Toyota Raize Kecelakaan lalu Terbakar di KM 158 Cisumdawu Seorang Mahasiswa, Tewas Akibat Benturan Keras
Toyota Raize Kecelakaan lalu Terbakar di KM 158 Cisumdawu (Humas Polres Sumedang)

Pengemudi kendaraan Toyota Raize bernomor polisi D-10XX-UBK, Muhammad Isthofain Mutaaliy (19) yang mengalami kecelakaan tunggal di Tol Cisumdawu KM 158 jalur B tewas karena benturan keras. Ia terpental keluar saat mobil yang dikendarainya menghantam pembatas jalan (crash cushion) dan berujung terbakar.

“Korban terpental keluar dari kendaraan sejauh sekitar dua setengah meter, sehingga tidak ikut terbakar. Yang terbakar adalah kendaraan Toyota Raize yang dikendarainya. Kami turut berduka cita atas peristiwa ini,” ungkap Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya dalam keterangan yang diterima, Senin 13 Oktober 2025.

Insiden tersebut terjadi pada pukul 11.30 WIB di KM 158, Tol Cisumdawu, Desa Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang pada Senin 13 Oktober 2025. Mobil yang dikendarai mahasiswa asal Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat itu melaju dari arah Cirebon menuju Bandung.

Toyota Raize Kecelakaan lalu Terbakar di KM 158 Cisumdawu
Toyota Raize Kecelakaan lalu Terbakar di KM 158 Cisumdawu Humas Polres Sumedang

Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, saat melintas di jalur lurus dan menurun, pengemudi diduga kehilangan kendali. Mobilnya menabrak rambu pembatas (crash cushion) di sisi kiri jalan dan masuk jalur darurat dan berujung terbakar. Sementara itu, pengemudi terpental keluar dari kendaraan sejauh sekitar 2,5 meter dan tewas di tempat.

“Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa kecelakaan ini disebabkan oleh faktor manusia, di mana pengemudi diduga melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi dan kurang hati-hati, sehingga kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan,” katanya.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga telah mengevakuasi korban dan kendaraan dalam insiden tersebut. Adapun kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp 200 juta.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu berhati-hati, mengontrol kecepatan terutama di jalur menurun, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan baik sebelum berkendara,” pungkas Awang.

Rekomendasi