Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengambil langkah strategis guna meningkatkan kualitas layanan publik. Mereka baru-baru ini menggelar pelatihan intensif yang menyasar seluruh petugas loket di wilayahnya. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen BPN Jatim untuk memberikan pelayanan pertanahan yang prima dan responsif kepada masyarakat luas.
Pelatihan tersebut dilaksanakan di Surabaya pada 13 September, melibatkan kurang lebih 195 peserta dari berbagai kantor pertanahan se-Jawa Timur. Peserta yang hadir meliputi kepala subbagian tata usaha, kepala seksi penetapan hak dan pendaftaran, manajer loket, serta para petugas loket itu sendiri. Tujuan utamanya adalah mengasah kemampuan dan pengetahuan petugas sebagai garda terdepan pelayanan.
Menurut Kepala Kanwil BPN Jatim, Asep Heri, pelatihan ini sangat krusial dalam memastikan setiap interaksi masyarakat dengan BPN berjalan lancar dan memuaskan. "Petugas loket adalah wajah BPN. Mereka harus dibekali pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni agar setiap masyarakat yang datang merasa nyaman dan terlayani dengan baik. Pengetahuan seluruh petugas loket harus terus diupdate," ujarnya, menegaskan pentingnya peran mereka.
Advertisement
Advertisement
Meningkatkan Kualitas Interaksi dan Pengetahuan Digital
Asep Heri menekankan bahwa peran petugas loket sangat penting dalam menciptakan pengalaman positif dan membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat. Hal ini tidak hanya sebatas pada penyelesaian administrasi, tetapi juga bagaimana petugas dapat memberikan informasi yang jelas dan solusi yang tepat. Kualitas interaksi awal seringkali menjadi penentu persepsi publik terhadap institusi.
Materi pelatihan yang diberikan mencakup berbagai aspek esensial untuk mendukung peningkatan pelayanan. Petugas dibekali pemahaman mendalam mengenai alur layanan pertanahan, yang seringkali kompleks bagi masyarakat awam. Selain itu, mereka juga dilatih untuk menguasai sistem digital BPN, termasuk pelayanan yang kini telah beralih secara elektronik, guna mempercepat proses.
Tidak hanya itu, pelatihan juga membekali peserta dengan teknik komunikasi yang efektif dan solutif. Dengan bekal ini, diharapkan para petugas dapat melayani berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari urusan pendaftaran sertifikasi hingga penanganan sengketa tanah. Kemampuan komunikasi yang baik akan membantu petugas menjelaskan prosedur rumit menjadi lebih mudah dipahami.
Advertisement
Advertisement
Komitmen BPN Jatim untuk Pelayanan Berintegritas
Kanwil BPN Jatim memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan pelayanan pertanahan yang lebih baik, efisien, dan berintegritas. Setelah pelatihan ini, ilmu yang didapat diharapkan dapat langsung diimplementasikan demi pelayanan prima di seluruh kantor pertanahan se-Jawa Timur. Hal ini sejalan dengan visi BPN untuk menjadi lembaga yang melayani masyarakat dengan standar tertinggi.
Asep Heri juga mengingatkan seluruh peserta pelatihan untuk senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. "Hindari praktik pungli dan selalu berorientasi pada kepuasan masyarakat. Jadikan setiap loket sebagai tempat yang ramah, informatif, dan terpercaya, kita harus berkomitmen bahwa Jawa Timur ini akan kita dorong menjadi zero tunggakan," tegasnya. Pesan ini menggarisbawahi pentingnya etika dan transparansi dalam setiap layanan.
Hadir sebagai narasumber pada kegiatan peningkatan kualitas pelayanan ini adalah kepala bidang survei dan penetapan, kepala bidang penetapan hak dan permohonan, serta kepala sub bagian hukum, kepegawaian dan organisasi. Mereka memaparkan materi terkait hal-hal praktis yang harus dilakukan oleh petugas loket ketika melayani masyarakat, memberikan panduan langsung dari para ahli di bidangnya.
Advertisement
- **Materi Pelatihan Utama:**
- Alur layanan pertanahan yang komprehensif.
- Penguasaan sistem digital BPN, termasuk layanan elektronik.
- Teknik komunikasi yang efektif dan solutif.
Sumber: AntaraNews