Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Menteri Keuangan Mulyani Indrawati dari Kabinet Merah Putih, Senin (8/9).
Posisi salah satu tokoh ekonomi paling berpengaruh di Indonesia, resmi digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak bisa berkomentar banyak terkait pergantian Menteri Keuangan. Pasalnya hal tersebut merupakan hak prerogatif presiden.
"Saya tidak bisa berkomentar banyak. Itu kewenangan, itu hak prerogatif presiden," ujar Jokowi saat ditemui di Solo, Jumat (12/9).
Advertisement
Sosok Menkeu Purbaya
Diminta tanggapan soal pengganti Sri Mulyani, Jokowi menyampaikan sanjungannya ke Purbaya. Sehingga ia optimistis kedepan perekonomian Indonesia akan lebih baik.
"Bagus. Saya kenal baik dengan beliau. Sangat bagus dan mazhabnya memang berbeda dengan Bu Sri Mulyani," katanya.
"Mazhab ekonominya beda dengan Bu Sri Mulyani. Jadi, kalau kita melihat dari respons pasar, respons masyarakat, saya kira kita lihat indeks harga saham gabungan juga kembali. Kembali rebound, kembali naik, kemudian dolar terhadap rupiah juga melemah. Rupiah menguasai artinya pasar bisa menerima itu," ungkapnya.
Dia juga optimistis pergantian Menteri Keuangan tersebut tidak akan berpengaruh terhadap iklim investasi di Indonesia.
"Ya, tentu saja kalau pasar menerima, artinya investor aliran uang akan kembali masuk ke negara kita," ungkapnya.