Nadiem Tersangka Kejagung, Dikdisbud Jateng Ambil Sikap soal Chromebook Kadung Disebar di 15 Sekolah

Dia menyebut bantuan laptop chromebook diterima banyak sekolah sesuai alokasi DAK tahun anggaran 2021 dan 2022.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Nadiem Tersangka Kejagung, Dikdisbud Jateng Ambil Sikap soal Chromebook Kadung Disebar di 15 Sekolah
Nadiem Tersangka Kejagung, Dikdisbud Jateng Ambil Sikap soal Chromebook Kadung Disebar di 15 Sekolah (Merdeka.com)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah menyebut setiap sekolah penerima bantuan laptop chromebook tetap digunakan. Sebab pengadaan dari mantan Mendikbudristek tidak terpengaruh dengan penetapan tersangka Nadiem Anwar Makarim.

"Jangan takut pakai chromebook. Soalnya barangnya sudah diterima masing-masing sekolah. Baik yang sekolah swasta maupun yang negeri sudah diberi alokasi bantuan chromebook dari pagu DAK (Dana Alokasi Khusus) TIK (teknologi informasi komputer) dari Kemendikbud dan Ristek. Jumlah barangnya beda-beda," kata Kepala Bidang Pembinaan SMA/SMK Disdikbud Jawa Tengah, Kustri Saptono, Kamis (11/9).

Dia menyebut bantuan laptop chromebook diterima banyak sekolah sesuai alokasi DAK tahun anggaran 2021 dan 2022. Namun, pihaknya perlu mengecek kembali berapa banyak penerima bantuan chromebook di tahun tersebut mengingat dirinya saat itu belum mengampu bidang pembinaan SMA/SMK.

"Saya tidak tahu persis berapa banyak penerima bantuannya. Coba nanti saya kroscek ke tim bidang SMA berapa jumlah penerima manfaatnya. Termasuk apakah ada keluhan atau tidak," ungkapnya.

Dengan adanya pemberian laptop chromebook cukup membantu pembelajaran para siswa di kelas. Dari pengakuan yang didapat, bahwa beberapa sekolah senang dapat bantuan laptop chromebook.

"Karena barangnya sangat membantu siswa ketika pembelajaran di kelas, tetap dipakai saja. Kalau barangnya masih bagus dipakai jangan diganti," jelasnya.

chromebook vs latop
chromebook vs latop mashable

Ada 15 Sekolah

Sedangkan untuk pemberian bantuan laptop chromebook tahun 2024, pihaknya mencatat sekolah penerima manfaat berkurang menjadi 15 sekolah.

Laptop chromebook diterima 15 sekolah antara lain hampir separuh SMA negeri dan sisanya sekolah swasta.

"Yang tahun 2024 kemarin jumlah sekolah yang dapat chromebook dari kementerian berkurang banyak. Di Jawa Tengah cuman 15 sekolah. Itu campuran ada banyak yang negeri, tapi 3-4 sekolah swasta," pungkas Kustri.

Rekomendasi