Kudus, Jawa Tengah – Mantan pasangan ganda campuran bulu tangkis nasional yang melegenda, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, atau yang akrab disapa Owi-Butet, baru-baru ini mengungkapkan pandangan mereka mengenai sosok Menpora ideal. Keduanya memiliki harapan besar terhadap pemimpin Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang baru, terutama dalam upaya memajukan sektor olahraga di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan Butet dan Owi di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, pada hari Selasa (9/9). Waktu pernyataan ini berdekatan dengan pengumuman reshuffle kabinet oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin (8/9) petang, di mana posisi Menpora menjadi salah satu yang dirombak. Hingga saat ini, pengganti Dito Ariotedjo sebagai Menpora belum diumumkan secara resmi.
Harapan dari para legenda ini muncul dari pengalaman panjang mereka di dunia olahraga, yang membuat mereka memahami betul seluk-beluk serta tantangan yang dihadapi para atlet. Kriteria yang mereka sampaikan diharapkan dapat menjadi pertimbangan penting dalam penentuan pemimpin Kemenpora yang baru, demi masa depan olahraga nasional yang lebih cerah.
Advertisement
Advertisement
Liliyana Natsir, peraih medali emas Olimpiade Rio 2016, mengungkapkan bahwa sosok Menpora ideal sebaiknya memiliki latar belakang sebagai olahragawan. Menurut Butet, pengalaman sebagai atlet akan memberikan pemahaman yang menyeluruh mengenai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi para atlet di lapangan.
"Harapannya sih, pengennya memang sosoknya dari olahragawan ya, jadi mungkin akan lebih tahu, 'oh atlet itu susahnya kayak apa, kerjaannya kayak apa'," kata Butet. Pemahaman mendalam ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan mendukung perkembangan atlet secara optimal.
Selain latar belakang olahragawan, Butet juga menekankan pentingnya kemampuan Menpora untuk memperjuangkan dana pembinaan dan pengiriman atlet ke berbagai ajang internasional. Dukungan anggaran yang kuat dari pemerintah sangat dibutuhkan demi kelangsungan prestasi olahraga nasional, termasuk cabang olahraga bulu tangkis.
Advertisement
"Kalau didukung dari pemerintah kan alangkah lebih baik lagi, sehingga pembinaan dan pengiriman atlet juga akan lebih baik ke depannya," tambahnya. Ini menunjukkan bahwa aspek finansial dan dukungan logistik adalah kunci untuk mencetak atlet berprestasi di kancah global.
Advertisement
Senada dengan Butet, Tontowi Ahmad juga memiliki pandangan tersendiri mengenai sosok Menpora ideal. Owi menekankan pentingnya Menpora yang tidak hanya memahami olahraga, tetapi juga sistem organisasi secara keseluruhan. Pemahaman ini krusial untuk mengelola ekosistem olahraga yang kompleks.
"Yang pasti tahu organisasi. Yang kedua, tahu olahraga. Yang ketiga, ya pasti berani membela atlet-atlet. Terutama yang sudah pensiun," kata Owi. Poin terakhir menjadi sorotan utama Owi, mengingat perhatian terhadap mantan atlet yang telah berjasa mengharumkan nama bangsa.
Owi menyoroti belum adanya tunjangan yang jelas bagi atlet-atlet yang telah mengakhiri kariernya, meskipun mereka pernah meraih prestasi di kancah internasional. Isu ini menjadi perhatian serius bagi banyak mantan atlet yang seringkali menghadapi kesulitan finansial setelah pensiun dari dunia olahraga.
Advertisement
"Sekarang tunjangan memang belum ada untuk mantan atlet. Saya berharap Menpora yang baru bisa memperjuangkan itu, karena itu salah satu bukti bahwa perjuangan kami dulu pernah dihargai," ujar Owi. Perjuangan untuk kesejahteraan mantan atlet ini menjadi salah satu prioritas yang diharapkan dapat diwujudkan oleh Menpora yang akan datang.
Advertisement
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menjadi salah satu dari lima kementerian di Kabinet Merah Putih yang mengalami perombakan. Kementerian lain yang turut dirombak adalah Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, dan Kementerian Koperasi.
Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan reshuffle kabinet pada Senin (8/9) petang, sekaligus memberhentikan Dito Ariotedjo dari jabatan Menpora. Dito sebelumnya ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menpora pada 3 April 2023, menggantikan Zainudin Amali.
Kemudian, Dito kembali dipercaya oleh Presiden Prabowo untuk melanjutkan tugasnya dalam Kabinet Merah Putih sejak 20 Oktober 2024. Namun, dengan adanya reshuffle terbaru ini, posisi Menpora kembali kosong dan menunggu pengumuman pengganti yang baru. Harapan dari berbagai pihak, termasuk Owi-Butet, kini tertumpu pada sosok Menpora yang akan datang.
Advertisement
Sumber: AntaraNews