Gubernur Jambi Al Haris pada Ahad (07/9) menegaskan pentingnya perawatan maksimal bagi seluruh satwa yang menjadi koleksi Kebun Binatang Taman Rimba Jambi. Penekanan ini disampaikan menyusul penambahan koleksi satwa baru, yakni Harimau Benggala dan Singa Afrika, yang diharapkan dapat memperkaya wawasan serta hiburan bagi masyarakat.
Gubernur Al Haris secara khusus meminta petugas kebun binatang untuk menjaga kesehatan dan asupan gizi satwa dengan optimal. "Apapun yang sudah masuk ke kebun binatang harus dirawat dengan baik oleh petugas, makanya kesehatannya jaga betul," kata Gubernur Jambi Al Haris di Jambi.
Kedatangan satwa-satwa baru ini menjadi sorotan, mengingat peran kebun binatang sebagai sarana edukasi dan konservasi. Pihak pengelola diharapkan dapat menjalankan kewajiban mereka dalam menjaga, merawat, dan membina semua satwa demi keberlangsungan hidup dan kesejahteraan mereka.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Perawatan Maksimal Satwa di Taman Rimba Jambi
Gubernur Jambi Al Haris sangat mengapresiasi penambahan koleksi satwa di Kebun Binatang Taman Rimba Jambi. Namun, apresiasi ini dibarengi dengan permintaan tegas agar perawatan satwa dilakukan secara maksimal. Fokus utama adalah pada kesehatan dan asupan gizi yang memadai, mengingat setiap satwa memiliki kebutuhan spesifik yang harus dipenuhi.
Menurut Gubernur, keberadaan satwa di kebun binatang bukan hanya sebagai objek tontonan, melainkan juga sebagai aset yang harus dijaga keberlangsungannya. Petugas memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa semua satwa mendapatkan lingkungan yang layak, perawatan medis yang diperlukan, dan nutrisi yang seimbang.
Ketika satwa dirawat dengan baik, mereka tidak hanya sehat secara fisik tetapi juga dapat menunjukkan perilaku alami mereka, yang pada gilirannya akan meningkatkan nilai edukasi dan hiburan bagi pengunjung. Ini sejalan dengan visi kebun binatang sebagai pusat konservasi dan pembelajaran bagi masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Penambahan Koleksi Satwa: Harimau Benggala dan Singa Afrika
Kebun Binatang Taman Rimba Jambi kini semakin kaya dengan kedatangan Harimau Benggala (Panthera tigris tigris) dan segera menyusul Singa Afrika (Panthera leo). Harimau Benggala yang berusia sekitar satu tahun delapan bulan ini didatangkan dari Lembang Park and Zoo, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, dan saat ini tengah menjalani masa isolasi.
Sementara itu, Singa Afrika berjenis kelamin jantan yang berusia sekitar empat tahun dijadwalkan tiba pada bulan September ini. Singa tersebut didatangkan dari Faunaland Ancol, Jakarta. Penambahan dua spesies predator besar ini diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi pengunjung.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi, Rumusdar, memastikan bahwa proses adaptasi satwa baru ini akan diawasi ketat. Tujuan utama dari penambahan koleksi ini adalah sebagai upaya pelestarian spesies serta untuk menambah wawasan masyarakat mengenai keanekaragaman hayati.
Advertisement
Advertisement
Kerja Sama Konservasi dan Pertukaran Satwa
Selain mendatangkan satwa baru, Taman Rimba Jambi juga aktif dalam kerja sama konservasi antarlembaga. Sebagai bagian dari inisiatif ini, tiga ekor tapir (Tapirus indicus) telah dikirimkan ke beberapa lokasi berbeda. Ketiga tapir tersebut berjenis kelamin betina.
Tapir-tapir ini dikirimkan ke Buperta Cibubur, Fauna Land Ancol, dan Lembang Park and Zoo. Pertukaran satwa semacam ini merupakan praktik umum dalam dunia konservasi untuk menjaga keragaman genetik populasi satwa di penangkaran dan mendukung program pengembangbiakan.
Langkah ini menunjukkan komitmen Taman Rimba Jambi tidak hanya dalam mengoleksi satwa, tetapi juga dalam berkontribusi pada upaya pelestarian satwa langka di tingkat nasional melalui jaringan kerja sama dengan lembaga konservasi lain.
Advertisement
Sumber: AntaraNews