Ada Rencana Demo, Kawasan Malioboro Lengang dan Sejumlah Toko Tutup

Hanya ada beberapa restoran makanan cepat saji yang tetap buka di Jalan Malioboro.

Purnomo Edi
Oleh Purnomo Edi - Reporter
Ada Rencana Demo, Kawasan Malioboro Lengang dan Sejumlah Toko Tutup
Ada Rencana Demo, Kawasan Malioboro Lengang dan Sejumlah Toko Tutup (Merdeka.com)

Aksi demonstrasi dikabarkan akan digelar di DPRD DIY yang berada di kawasan Malioboro pada Senin (1/9). Rencana aksi membuat toko-toko di kawasan Malioboro memilih untuk tutup.

Berdasarkan pantauan Merdeka.com di kawasan Malioboro pada pukul 13.07 WIB, kawasan yang merupakan pusat ekonomi di Kota Yogyakarta ini lengang. Meski demikian arus lalulintas lancar dan kendaraan diperbolehkan melintas di Jalan Malioboro.

Toko-toko yang ada di kawasan Malioboro pun sebagian besar memilih tutup. Hanya ada beberapa restoran makanan cepat saji yang tetap buka di Jalan Malioboro.

Salah seorang pengemudi becak motor, Ngadiono menyebut suasana Malioboro hari ini sangat sepi. Berbeda dengan hari-hari biasanya.

"Sepi ini mas Jalan Malioboro. Katanya mau ada demo makanya sepi. Biasanya walaupun hari Senin tetap ramai," ucap Ngadiono.

"Ini jalannya juga yang lewat kendaraannya cuma sedikit. Gak macet sama sekali," imbuh Ngadiono.

Kawasan Malioboro Dijaga TNI Polri

Meskipun dalam kondisi lengang, namun kabar akan adanya demonstrasi di kawasan Malioboro dengan tujuan DPRD DIY ini membuat personel TNI dan Polri berjaga.

Sejumlah personel TNI maupun Polri dengan seragam nampak berjaga di sekitaran Gedung DPRD DIY.

Berbagai spanduk berisikan ajakan untuk menjaga Yogyakarta agar tetap aman dan kondusif juga nampak terpasang diberbagai sudut di kawasan Malioboro. Salah satunya dipasang di depan Gedung DPRD DIY.

Rekomendasi